Lagi, Bunuh Diri Terjadi di Kulonprogo, Korban Sempat Pamit Bermain

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
06 Agustus 2020 13:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, SENTOLO—Pujo Suryono, 79, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri pada Kamis (6/8/2020). Pada Rabu (5/8/2020) siang kemarin korban sempat pamit kepada anaknya Ngatimah, 47, akan bermain di tempat tetangga tapi tak kunjung pulang.

Sebelumnya Karmanto, 36, warga Dusun Karongan, Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon sawo yang berada di pekarangan rumahnya, Selasa (4/8/2020) petang. Pelaku diduga nekat melakukan aksi bunuh diri itu karena kalah judi.

BACA JUGA : Pria di Kulonprogo Nekat Bunuh Diri, Tinggalkan Pesan Berisi

Untuk Jasad Pujo Suryono, pertama kali ditemukan oleh Ngatimah. Saat ditemukan jasad pria lanjut usia itu dalam keadaan menggantung dengan seutas tali di sebuah pohon sawo yang berada di pekarang belakang rumahnya di Dusun Kaliwinong Kidul, Kalurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo, Kulonprogo.

Ngatimah menuturkan, Pujo pergi dari rumah pada Rabu sekitar pukul 14.00 WIB. Ia pamit dengan keluarga untuk bermain di rumah tetangga. Namun sampai malam Pujo tak kunjung pulang. Ngatimah beserta keluarganya sudah berupaya melakukan pencarian tapi hasilnya nihil. Baru pada Kamis sekitar pukul 06.00 WIB saat Ngatimah hendak membuang sampah di pekarangan belakang rumahnya, ia melihat ayahnya sudah meninggal dengan kondisi seperti itu.

"Baru tadi pagi ketemu dalam keadaan gantung diri di belakang rumah," ujar Ngatimah kepada wartawan, Kamis.

Kapolsek Sentolo Kompol Teguh Susetyo mengatakan pihaknya bersama TNI, Relawan PMI dan warga masyakat yang mendapat laporan ini langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi jasad Pujo. Berdasarkan keterangan tim medis, penyebab kematian Pujo murni bunuh diri. Sebab tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di tubuh lansia tersebut.

BACA JUGA : Sempat Bantu Bungkus Tempe, Salabin Akhiri Hidupnya

Adapun berdasarkan keterangan keluarga, Pujo sering mengalami kebingungan. Hal itu terkait usianya yang sudah masuk kategori lanjut. "Setelah dipastikan bahwa peristiwa ini murni bunuh diri, kami menyerahkan jasad yang bersangkutan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ujar Kapolsek.