Bersaing Ketat di Pilkada Bantul, Dua Paslon Sama-Sama Mendaftar di Hari Pertama

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
31 Agustus 2020 18:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Setelah pasangan calon bupati dan wakil bupati Bantul, Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo menyatakan akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul di hari pertama, pasangan Suharsono dan Totok Sudarto juga memilih daftar di hari pertama pendaftatan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul.

"Saya akan mendaftat di hari pertama. Sudah saya jadwalkan pukul 09.00 WIB ke KPU," kata Suharsono, saat ditemui seusai menerima keluhan petani bawang merah di Lapangan Tirtohargo, Kecamayan Kretek, Bantul, Senin (31/8/2020).

KPU Bantul sudah menjadwalkan masa tahapan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada 4-6 September 2020 atau Jumat-Minggu. Pendaftaran hari pertama dan kedua dibuka pukul 08.00-16.00 WIB, sementara hari ketiga dibuka sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB.

Suharsono mengatakan semua proses administrasi pendaftaran sedang dipersiapkan. Pihaknya tinggal mengumpulkan semua pengurus partai politik pengusung dan pendukung untuk memberi masukam terkait konsep pendaftatan yang akan dilakukan pada 4 September mendatang.

Surat rekomendasi partai politik diakuinya sudah hampir semua turun, seperti Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Nasdem. Sementara SK dari Gerindra, kata dia, baru turun Senin ini. Pihaknya tinggal mengambilnya. Semenyara SK dari PPP masih dalam proses.

Ia juga menyampaikan akan ada tambahan partai pengusung satu lagi yang masih dalam proses, yakni Partai Amanat Nasional (PAN). Namun ia tidak menjelaskan secara detail sikap PAN tersebut, "Lihat saja nanti, saya tidak ingin banyak bicara," ucap dia. Suharsono berharap semua peryaratan sudah siap semua sebelum penfatraran di hari pertama.

Tidak ada alasan khusus ia memilih daftar bakal calon bupati di hari pertama, kecuali semua persyaratan sudah siap. Mantan pensiunan anggota Polri berpangkat Komisaris Besar ini juga mengaku tidak tahu jika pasangan Halim-Joko memilih waktu pendaftaran di hari pertama, "Saya tidak mengurusi dapur orang," ucap Suharsonio.

Dalam proses pendaftaran nanti pihaknya tidak akan membawa massa banyak untuk mentaati protokol kesehatan di masa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Ia hanya akan menghadirkan ketua dan sekretaris masing-masing partai pengusung dan pendukung, perwakilan sukarelawan, dan tokoh masyarakat.

Sebelumnya Abdul Halim Muslih juga memilih hari pertama dalam pendaftaran. Bahkan waktu yang dipersiapkan juga hampir sama, yakni antara pukul 08.00 WIB dan pukul 09.00 WIB. Alasan dia mendaftar di 4 September karena persiapan sudah mantap. Selain itu alasan lainnya adalah karena Jumat hari yang suci sehingga pihaknya ingin keberkahan di Jumat.