Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—DKI Jakarta akan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada Senin (14/9/2020) mendatang seperti pada masa awal pandemi Covid-19. Pemda DIY pun merespons perkembangan ini dan mewaspadai kedatangan pemudik dari Jakarta.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, menuturkan penerapan kembali PSBB di Jakarta akan berdampak juga ke daerah. “Kami khawatir sebelum itu [dilaksanakannya PSBB] mungkin orang Jogja [yang ada di Jakarta] kembali seperti kemarin. Itu yang harus diwaspadai,” ujarnya, Kamis (10/9/2020).
Pemda DIY telah meminta Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam, selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, segera rapat untuk mengantisipasi. “Makanya saya berharap lurah-lurah bisa mewaspadai seperti yang mereka lakukan kemarin [awal pandemi],” katanya.
BACA JUGA: Tak Ada Denda, Pelanggar Protokol Kesehatan di Gunungkidul Wajib Menyanyikan Lagu Nasional
Menurutnya yang terpenting sekarang adalah pemerintah hingga level bawah mendata setiap pendatang agar kelak memudahkan upaya tracing ketika muncul kasus Covid-19. Ia juga tidak mempermasalahkan masing-masing dusun menutup wilayahnya untuk memudahkan tracing. “Masuk desa, datanya masuk,” ungkapnya.
BACA JUGA: Mendekati 20 Persen, Tingkat Penularan Covid-19 Nasional Semakin Mengkhawatirkan
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya, saat Jakarta PSBB, banyak perantau yang tidak bisa melakukan aktivitas di kota tersebut memilih pulang kampung.
“Daripada di Jakarta nganggur pulang ke daerah, ini menjadi masalah di daerah karena banyak pemudik yang kesehatannya perlu dipertanyakan. Kami akan koordinasi dengan kabupaten dan kota, penegakan protokol Pergub No.77/2020 harus diperketat,” katanya.
Meski demikian, Pemda DIY tidak akan mengadakan check point di perbatasan lagi karena mobilitas kendaraan sudah banyak sehingga hal tersebut sulit dilakukan. Pemda DIY akan mengawasi terminal, stasiun dan bandara. DIY kemungkinan juga akan mewajibkan rapid test bagi pendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kalimantan Timur menjadi juara umum MTQ Nasional XXXI di Semarang. MTQ Nasional XXXII 2027 selanjutnya digelar di Jakarta.
Wawali Solo Astrid Widayani mendorong Solo menjadi pusat pengetahuan dengan memanfaatkan sejarah, budaya, museum, kampus, dan ruang publik.
Wagub DIY Paku Alam X mendorong pencegahan kekerasan seksual menjadi bagian dari pembinaan dan perlindungan atlet di lingkungan olahraga.
Kemajuan teknologi dan kolaborasi multidisiplin mendorong pengembangan layanan saraf dan bedah saraf di Indonesia.
KHL kembali dibahas dalam formula upah minimum 2027. Pemerintah, buruh, dan pengusaha memiliki pendekatan berbeda soal pengupahan.