Gunung Sinabung Erupsi, 21 Penerbangan Kualanamu Dibatalkan
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sejumlah pamong di Gunungkidul kini menjalani karantina setelah kontak dengan pasien positif Corona.
Empat Pamong di Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu terpaksa melakukan karantina mandiri dan memilih bekerja dari rumah (Work From Home).
Pasalnya, keempat Pamong antara lain lurah, kamituwo, pangripno dan juga petugas pengelola Sistem Informasi Desa sempat melakukan kontak dengan seorang warganya dinyatakan positif Covid-19.
Panewu Semanu, Huntoro menjelaskan, Selasa (8/9/2020) kemarin warga Ngeposari dinyatakan positif. Dia adalah seorang wanita yang memiliki riwayat perjalanan baru pulang dari Bogor.
Dalam setahun terakhir, wanita yang dinyatakan positif tersebut tinggal di dua kota tempat kedua anaknya tinggal.
"Ibu itu kadang tinggal di Jakarta, kadang di Bogor," ujarnya, Kamis (10/9/2020) ketika ditemui di kantornya.
Kemudian wanita tersebut datang ke balai desa untuk melakukan skrining awal sebelum masuk ke kampungnya. Dalam skrining tersebut, sang wanita lantas dilakukan rapid test yang hasilnya reaktif. Kemudian diambil swab test di mana hasilnya dinyatakan positif.
Mendapati hal ini, UPT Puskesmas Semanu kemudian melaksanakan tracing terhadap warga yang melakukan kontak langsung.
Empat di antaranya yakni pamong di Kelurahan Ngeposari. Keempatnya sudah dirapid, hasilnya non reaktif namun pihaknya merekomendasikan untuk karantina mandiri hingga rapid kedua.
BACA JUGA: Ratu Kraton Jogja GKR Hemas soal Tambang: Aku Anyel, Rasane Kaya Diapusi
"Ini bentuk antisipasi kami atas penyebaran Covid-19," ujar Huntoro.
Kendati 4 Pamong termasuk lurah harus WFH namun pelayanan terpaksa tetap dilakukan di Kantor Kalurahan.
Bahkan, Kamis pagi tadi, sebanyak 154 warga dari 19 padukuhan di Ngeposari mendatangi balai desa untuk mengambil Bantuan Langsung Tunai tahap dua yang bersumber dari alokasi Dana Desa.
Ia beralasan tetap menyalurkan BLT karena harus segera disalurkan untuk pertanggungjawaban ke Kementrian. Pihaknya pun meminta pamong yang melakukan pelayanan menggunakan protokol ketat penanggulangan Covid-19.
Di antaranya, mewajibkan warga yang datang untuk cuci tangan dan juga pengecekan suhu tubuh serta pengaturan jaga jarak.
"Selain itu juga warga yang datang harus mengenakan masker. Paling tidak agenda pembagian bantuan tetap terlaksana dan minim risiko penularan," imbuh Huntoro.
Menurutnya, langkah pembagian langsung ini dilaksanakan di kantor kalurahan karena tidak ada solusi lain. Jika diantar secara langsung, lanjut Huntoro justru akan menimbulkan kecurigaan.
Meski sebenarnya bisa diantar langsung tetapi nanti warga curiga agar tidak menimbulkan fitnah.
"Kadang itu mereka malah bisa ngasih uang ke yang antar, soal bantuan ini sensitif makanya kami ambil jalan tengah," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Raperda penyertaan modal BUMD Kota Magelang disiapkan sebagai payung penguatan ekonomi, dengan fokus kinerja, pengawasan, dan kontribusi daerah.
Pesawat yang membawa Menhut Raja Juli Antoni gagal mendarat di Kalbar karena kabut asap karhutla membuat jarak pandang hanya 100 meter.
Komisi X DPR RI meminta BPS memperbarui data desil maksimal dua minggu karena ketidaksesuaian data menghambat penyaluran bantuan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan kawasan timur dan selatan untuk memperkuat investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
KPK mengawal perbaikan tata kelola ASDP setelah penanganan perkara dugaan korupsi, termasuk tiga area yang dinilai berisiko.