Kreatif Selama Pandemi, Guru TK hingga Tutor Pendidikan Kesetaraan Diberi Penghargaan

Sejumlah pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di wilayah DIY mendapatkan penghargaan Best Practice dari Balai Pengembangan PAUD dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD & Dikmas) Kemendikbud Selasa (15/9/2020). - Ist/bp/paud.
16 September 2020 10:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di wilayah DIY mendapatkan penghargaan Best Practice dari Balai Pengembangan PAUD dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD & Dikmas) Kemendikbud Selasa (15/9/2020). Para guru, pengawas hingga tutor Pendidikan kesetaraan itu dinilai kreatif, inovatif selama menjalankan ketugasannya di bidang pendidikan di masa pandemi Covid-19.

Kepala Balai Pengembangan PAUD dan Dikmas DIY Eko Sumardi menjelaskan para guru dan tenaga kependidikan yang diberikan penghargaan, sebelumnya telah melalui proses seleksi yang panjang, mulai dari mengirimkan karya kemudian mempresentasikan. Adapun karyanya berbentuk tulisan ilmiah tentang pengalaman aktivitasnya selama pandemi.

BACA JUGA : Guru TK dan PAUD Deklarasikan Germas

Untuk kategori guru, mereka memaparkan berbagai inovasinya selama menggelar pembelajaran jarak jauh. Begitu juga kategori pengawas, mereka menyampaikan pengalamannya dalam berkreasi melakukan bimbingan terhadap para guru dan lembaga selama pandemi. Karya terbaik yang masuk juga akan dikompilasi untuk dicetak menjadi sebuah karya buku.

“Karena saat pandemi ini perubahan strategi harus dilakukan. Kemudian pendidik dan tenaga kependidikan ini menuliskan pengalamannya selama pandemi. Memang butuh kreativitas, inovasi untuk melayani masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsinya,” terangnya dalam rilisnya, Selasa (15/9/2020).

Ia menambahkan minat PTK tergolong tinggi dari karya yang masuk, setelah dilakukan seleksi pada Agustus kemudian setiap kategori diambil enam nominasi untuk diundang melakukan presentasi. Selanjutnya diumumkan tiga terbaik mulai dari juara satu, juara dua dan juara ketiga. Eko Sumardi menilai sebagian besar karya yang masuk menunjukkan beragam kreativitas dan inovasinya selama pandemi. Namun pihaknya melalui juri menentukan yang terbaik.

“Kategorinya ada guru TK, pendidik KB/TPA, pengawas TK, tutor Pendidikan kesetaraan dan pamong belajar. Karyanya bagus-bagus, mereka banyak melakukan inovasi dan kreatif dalam menjalankan tupoksinya selama pandemi Covid-19 ini,” katanya.

BACA JUGA : 665 Guru PAUD di Gunungkidul Belum Tersertifikasi

Adapun enam orang yang dinyatakan terbaik pertama untuk setiap kategori adalah Dayin Edenningrum merupakan Guru TK Sang Timur Nanggulan, Kulonprogo, Sri Suratiyah PAUD Bintang-Bintang Bantul untuk kategori Pendidik KB/TPA/SPS dan Rudiani dari Disdik Kota Jogja untuk kategori pengawas TK. Selain itu ada Annisa Budhiarti dari PKBM HSPG sebagai terbaik pertama untuk kategori tutor Pendidikan kesetaraan, Yuliana UPT SKB Kulonprogo untuk kategori pamong belajar dan Dwi Ratna Suprihastuti dari Dikpora Bantul kategori penilik.

“Kami juga memberikan penghargaan untuk terbaik kedua dan ketiga. Khusus untuk terbaik pertama ini mereka juga akan menjadi narasumber webinar nasional, mereka akan membagikan pengalaman selama pandemi dengan guru dan tenaga kependidikan daerah lain,” katanya.