Kemensos Libatkan 902 Taruna TNI dan Akpol untuk Sekolah Rakyat
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X saat Ground Breaking Grha Padmanaba, Sabtu (19/9/2020)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA-- Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X berharap pembangunan Grha Padmanaba yang dilakukan para alumni SMA 3 Jogja nantinya memberikan manfaat untuk pengembangan peserta didik. Selain itu fasilitas yang disajikan bisa mendukung pembelajaran.
Sultan HB X mengatakan pembangunan gedung itu tetap mempertahankan bangunan cagar budaya yang ada di kompleks SMA N 3 Jogja. Raja Kraton Jogja ini berharap fasilitas yang ada di Grha Padmanaba bisa digunakan untuk pembelajaran siswa. Mengingat saat ini tantangan kebutuhan belajar siswa sangat berbeda dan terus bertambah. Saat ini baik ruang kelas maupun laboratorium sebenarnya sudah cukup, nantinya gedung tersebut akan menjadi pelengkap.
Baca juga: Korban Mutilasi Kalibata City Lulusan Muha, Dikenal Pendiam tapi Berprestasi
"Heritage tetap dipertahankan, yang heritage sing ngarep [bangunan depan]. Harapan saya ya sekalian fasilitas yang dibangun itu memenuhi harapannya untuk tempat pembelajarannya. Nek ora percuma [kalau tidak memenuhi harapan untuk pembelajaran yang sia-sia]. Karena tantangannya beda, ya labnya cukup, kelasnya ya cukup kan begitu, kalau [pembangunan Grha] ini kan tambahan semua," katanya di sela-sela Ground Breaking Grha Padmanaba di Kompleks SMA N 3 Jogja, Sabtu (19/9/2020) sore.
Dalam sambutannya Sultan juga menaruh harapan agar gedung tersebut bisa digunakan untuk pengembangan dan kegiatan setiap siswa. Tentunya kegiatan yang sesuai dengan metode pendidikan di Indonesia yang memberikan ruang atau tempat bagi siswa untuk berekspresi secara kreatif namun dilandasi rasa tanggungjawab. "Menempatkan peserta didik untuk bisa berkembang sesuai bakat dan minat," katanya.
Baca juga: Dikejar Petugas Razia Masker di Tugu Jogja, Pengendara RX King Beralasan Mau Beli Susu
Panitia Pembangunan Grha Padmanaba Triyanto mengatakan gedung itu mulai dibangun pada Desember 2020 dan ditarget selesai September 2021. Gedung ini menggunakan konsep baru, di mana setiap ruangan tidak konvensional melainkan dengan konsep collaborative class. Begitu juga laboratorium dengan teknologi yang canggih.
Total bangunan luas 1.200 meter persegi terdiri atas ruangan paling atas sebagai aula dilengkapi audio visual yang canggih. Aula ini nantinya bisa menjadi tempat konser dan apresiasi seni bagi pelajar di Jogja. "Sehingga yang bisa memanfaatkan nanti bisa dari sekolah lain, sebagai wujud kontribusi SMA N 3 Jogja untuk para siswa di Jogja dan sekitarnya," ucapnya.
Ia menambahkan bangunan yang bukan cagar budaya akan dirobohkan kemudian dipindahkan ke gedung baru tersebut. Sehingga yang tersisa hanya bangunan cagar budaya dan Grha Padmanaba. "Nanti posisi bangunan akan kembali seperti 100 tahun silam, karena bangunan bukan cagar budaya dirobohkan dengan menyisakan bangunan cagar budaya" ujarnya. (Sunartono)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Gerakan Segoro Rejan resmi dimulai di Kelurahan Wirobrajan. Warga bergotong royong reresik lingkungan setiap Minggu Legi bersama pemerintah dan mahasiswa UMY.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap di SIMMADE, MPP, Simenor, dan Satpas beserta biaya perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta biaya resmi.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Malam SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM serta layanan PKB tahunan.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di SCH, MPP, dan SIMMADE beserta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.