Rusunawa Gemawang Jadi Selter OTG, Pengelola: Warga Sudah Oke, Tak Ada Penolakan

Ilustrasi. - Freepik
28 September 2020 19:57 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, MLATI--Rencana Pemkab Sleman yang akan menggunakan Rusunawa Gemawang yang terletak di Kecamatan Mlati, Sleman direspons pengurus rusun tersebut. Mereka masih terus melakukan sosialisasi supaya warga dapat menerima penggunaan rusun itu menjadi selter Covid-19.

Kepala UPT Rusunawa Sleman, Panut Soeharto memastikan saat ini tidak ada penolakan warga sekitar terhadap rencana penggunaan rusunawa tersebut menjadi selter bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Ia terus melakukan sosialisasi supaya warga bisa menerima kebijakan Pemkab Sleman yang akan menjadikan rusun menjadi fasilitas kesehatan darurat.

BACA JUGA : Tak Semua Pasien OTG Bersedia Isolasi di Selter

"Tidak ada penolakan, kami masih akan lakukan sosialisasi lagi dengan warga," kata Panut pada Senin (28/9/2020).

Jawatannya masih akan menggelar sosialisasi bersama Pemerintah Kecamatan Mlati. Kendati demikian, Panut tak menampik di awal pandemi sempat ada penolakan ketika wacana menyeruak soal rusun tersebut akan digunakan sebagai selter.

Namun, setelah BPBD Sleman, Dinas Kesehatan Sleman, serta Pemerintah Kecamatan Mlati bersama Polsek dan Koramil memberi pemahaman kepada warga, warga sudah menerima. "Warga sudah oke," imbuhnya.

BACA JUGA : Kapasitas Shelter Rusunawa Bener untuk Tampung OTG 

Menurutnya walau berada di tepi jalan raya, lokasi rusun ini terpisah agak jauh dari pemukiman warga. Di dalamnya, ada sejumlah 76 kamar yang sudah berisi perabot seperti kasur, meja, kursi, dan lemari.

Panut menambahkan bahwa rusun ini belum digunakan selama ini. Bangunannya sendiri baru selesai direhabilitasi pada Januari 2020 lalu. "Memang belum digunakan, karena belum diserahkan oleh kementerian," kata dia.

Terpisah, Camat Mlati, Yakti Yudanto mengatakan rencana aktivasi Rusunawa Gemawang untuk isolasi Covid-19 dimulai dari sosialisai ke warga sekitar. "Rencana waktu dekat ini kita lakukan sosialisasi sekaligus kesiapan dari sarana dan prasarana," kata dia.

BACA JUGA : Pemkot Jogja Diminta Sediakan Shelter bagi OTG Covid-19