Demo di DPRD DIY Ricuh, Sultan: Tindakan Anarkis Bukan Karakter Kita

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Kepala Disnakertrans DIY memberikan apresiasi kepada aparat serta warga masyarakat yang melakukan pembersihan Kawasan Malioboro, Kamis (8/10/2020). - Ist/Humas Pemda DIY.
09 Oktober 2020 09:07 WIB Sunartono & Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat memberikan komentarnya terkait demo berujung ricuh yang terjadi di Gedung DPRD DIY, Kamis (8/10/2020). Sultan menegaskan tindakan anarkistis bukan karakter masyarakat Jogja.

Sultan mengatakan masyarakat Jogja tidak pernah memiliki itikad membangun anarki. Ia mengimbau sekaligus berharap kepada kelompok masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkistis. Karena Tindakan tersebut bukan karakter masyarakat Jogja.

BACA JUGA : Demo Ricuh, Malioboro Trending Topic di Twitter

“Jogjakarta dengan masyarakatnya tidak pernah punya itikad untuk membangun anarki, untuk aktivitas yang dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat. Saya Hamengku Buwono X mengimbau dan berharap kepada warga kelompok-kelompok masyarakat, bukan karakter kita untuk berbuat anarkis di kotanya sendiri. Itu saja yang bisa saya sampaikan terima kasih,” ungkap Sultan Kamis (8/10/2020) malam.

Setelah terjadinya kericuhan, HB X juga melakukan peninjauan di sejumlah titik terjadinya kerusuhan dengan berjalan kaki di Kawasan Malioboro dari Gedung DPRD DIY hingga sisi selatan Malioboro Mall. Sultan didampingi sejumlah pejabat Pemda DIY, termasuk Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi dan tiga menantu Sultan.

BACA JUGA : Demo Tolak Omnibus Law di Gedung DPRD DIY Ricuh, Ada

Dalam kesempatan itu Sultan mengapresiasi inisiasi masyarakat yang membersihkan kawasan Malioboro setelah bubarnya aksi massa terkait UU Cipta Kerja.