Dijamin Pihak Kampus, 6 Mahasiswa UAD Peserta Demo Akhirnya Dipulangkan

Suasana demonstrasi ricuh di halaman Gedung DPRD DIY, Kamis (8/10/2020). - Harian Jogja / Hafit Yudi Suprobo
10 Oktober 2020 12:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memberikan jaminan kepada enam mahasiswanya yang diamankan polisi terkait demonstrasi ricuh di Malioboro. Selain itu UAD menanggung semua biaya mahasiswanya yang terluka dalam aksi demo menolak UU Cipta Kerja.

Kabid Humas dan Protokol UAD Ariadi Nugraha memastikan semua mahasiswa UAD yang diamankan polisi dalam aksi demosntrasi sudah dipulang pada Jumat malam. Pihak kampus memberikan pendampingan dan jaminan terhadap mahasiswa yang diamankan polisi tersebut.

BACA JUGA : 8 Mahasiswa UAD Terluka dalam Insiden Demo Ricuh 

“Berikut kami sampaikan perkembangan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan yang mengikuti aksi tolak UU Cipta Kerja pada Kamis, 8 Oktober 2020. Mahasiswa UAD yang sempat berada di Polresta [Jogja] pada malam hari ini [Jumat] sudah bisa kembali ke kediamannya masing-masing. Atas jaminan, pendampingan dan advokasi yang di pimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD Bapak Gatot Sugiharto bersama Pusat Konsultasi Bantuan Hukum UAD,” katanya dalam keterangan tertulisnya Jumat (9/10/2020) malam.

Adapun mahasiswanya yang sempat diamankan petugas itu berjumlah enam orang dan telah dijemput pihak keluarga. “Ada enam mahasiswa dan posisi sekarang sudah di jemput oleh keluarga,” katanya.

BACA JUGA : 91 Orang yang Ditangkap karena Ricuh Demo di Malioboro

Ariadi memastikan kampusnya menanggung semua biaya perawatan delapan mahasiswa yang terluka setelah mengikuti demonstrasi di Malioboro. “Untuk delapan mahasiswa yang mengalami luka-luka yg sempat dirawat di tiga rumah sakit. menjalani rawat jalan, untuk biaya pengobatan di tanggung oleh Universitas Ahmad Dahlan,” katanya.