Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pesawat komersial maskapai Citilink mendarat di landasan Yogyakarta International Airport (YIA) saat \"Proving Flight\" di Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (2/5/2019). /Antara Foto
Harianjogja.com, JOGJA-Terkait pengembangan Yogyakarta International Airport (YIA), Kepala Badan perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Beny Suharsono, menuturkan di samping bandara yang terus berproses sebagai proyek strategis nasional, Pemda DIY menyiapkan konsep aetropolis sebagai pengambangan YIA.
Ia menjelaskan saat ini pihaknya masih terus melakukan kajian dan menghimpun masukan termasuk tata ruangnya. “Ini membutuhkan biaya yang sangat besar, tapi ini akan menjadi pendukung proyek strategis nasional yang kea rah Borobudur,” ungkapnya.
Untuk konektivitas, pengembangan Aerotropolis akan menggunakan dua jalur yakni tol dan kereta api yang menjadi satu kesatuan dalam integrated system. Hal ini menurutnya akan menyeimbangkan pertumbuhan DIY yakni di kawasan dengan aerotropolis dan di sisi timur dengan pengembangan pariwisata di Gunungkidul.
Pemda DIY juga telah berdialog dengan Kementerian Bappenas untuk membuat strategi bersama dalam integrasi proyek strategis Borobudur dan YIA. Diskusi ini berlangsung dalam kunjungan Menteri Bappenas, Suharsono Monoarfa ke Kantor Gubernur DIY pada Kamis (15/10/2020).
Dalam pertemuan itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X, meminta Menteri Bappenas untuk mendukung rencana aerotropolis di kawasan YIA. Pengembangan aerotropolis ini bertujuan agar keberadaan bandara baru di Kulon Progo ini bisa terus berkembang, tidak stagnan.
“Sejak awal sudah kami desain untuk area aerotropolis ini di depan bandara baru. Kami sudah sediakan tanah seluar 1.000-1.800 meter persegi, jadi tidak akan ada masalah tanah lagi. Apalagi dari lokasinya, nanti akan dilalui tol jadi sangat strategis,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.