Viral, Narasi TV Ungkap Wajah Pembakar Halte Sarinah saat Demo Menolak Omnibus Law

Wajah pelaku pembakaran halte sarinah yang diungkap Narasi TV. - @twitter.
29 Oktober 2020 18:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Platform TV Digital Narasi TV menjadi trending topic di media social setelah hasil investigasinya berhasil mengungkap dan mempublikasikan wajah serta kronologi pelaku pembakaran Halte Sarinah Jakarta saat demonstrasi menolak omnibus law pada 8 Oktober 2020 lalu.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com Narasi TV mengunggah hasil investigasinya melalui akun Youtube pada Rabu (28/10/2020) dengan judul 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah, hingga Kamis (29/10/2020) telah ditonton sebanyak 307.785 kali dan dikoMentari 4.357 akun Youtube. Di twitter, nama Narasi TV menjadi trending tercatat sebanyak 12.900 twit hingga Kamis (29/10/2020) sore. Sebagian besar netizen mengapresiasi kerja jurnalitisk tim tersebut.

“Siapa sesungguhnya pembakar halte ketika demo tempo hari? Salut buat @narasitv , ini keren banget,” tulis @ernestprakasa.

Melalui video di akun Youtube dijelaskan secara audio oleh Narasi TV, bahwa tim ini mengambil bahan seperti CCTV yang bisa diakses publik hingga video yang tersebar di media social. Peristiwa itu berawal saat 16.25 WIB gerombolan pembakar terlihat berkerumun empat orang datang dari Jalan Sunda. Saat tiba di pertigaan tersebut satu orang langsung memotret sekitar lokasi kejadian. Mereka diam di pertigaan cukup lama dan dari CCTV terlihat jelas bahwa mereka saling sapa satu sama lain.

BACA JUGA : Viral di Medsos, Ini Sisi Kelam Jogja Menurut Warganet 

“Mereka mulai menyebar dan mendekat ke kobaran api, empat orang ini bergeser mendekat ke halte, menit 16.59 WIB mereka sempat bertegur sapa dengan pelaku pembakaran. Satu orang lainnya lalu bergeser kembali ke pertigaan, mereka kembali berkumpul di tengah jalan,” ucap pembaca berita Narasi TV.

Saat polisi memukul mundur, para pelaku sempat berlari ke Jalan Sunda. Setelah 10 menit kemudian mereka kembali datang, di mana salah satu dari gerombolan ini membawa kardus menuju halte. Setelah itu empat orang tersebut tidak beranjak, mereka memantau aksi teman-teman mereka dari pertigaan.

“Ia membakar cone itu lalu membawanya sampai ke halte tetapi api padam dan balik lagi. Ia mencoba mencari bahan penyulut api lainnya. Spanduk itu ia lalu bakar. Membawa spanduk ke halte pada menit 16.52 WIB,”katanya.

BACA JUGA : Viral Warung Makan di Jogja Harga Tak Sampai Rp10.000

Narasi TV berusaha memperjelas wajah pelaku, di antaranya pelaku tersebut menggunakan kemeja hitam rambut tebal, kemeja hitam rambut tebal, jumper warna hitam.