Cuaca Ekstrem Diprediksi Melanda Jogja Selatan

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
30 Oktober 2020 21:37 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Cuaca ekstrem diprediksi melanda DIY pada musim hujan saat ini.

Hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di wilayah selatan DIY. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta minta masyarakat untuk lebih waspada.

Hujan lebat disertai angin kencang ini berpotensi terjadi di tiga kecamatan di selatan Kulonprogo, yakni di Kecamatan Galur, Lendah dan Panjatan. Sedangkan di Bantul berpotensi terjadi di Srandakan, Kretek, Pundong dan Bambanglipuro.

BACA JUGA: 3 Cabup Sleman Beradu Debat, Begini Gagasan Mereka

Sementara di Kabupaten Gunungkidul, bakal terjadi di Kecamatan Purwosari, Panggang dan Paliyan. Kondisi ini bisa meluas di Kecamatan Playen, Wonosari, Patuk dan Patuk. Sedangkan di Bantul berpotensi meluas di wilayah Imogiri, Jetis dan Pandak.

“Hujan sedang sampai lebat ini bisa terjadi pada pukul 15.45 sampai dengan 18.15 WIB,” kata Kepala Satuan Klimatologi BMKG DIY, Reny Kraningtyas dalam siaran persnya Jumat (30/10/2020).

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini, agar masyarakat bisa mewaspadai. Fenomena La Nina, berpengaruh terhadap cuaca yang menyebabkan hujan deras, angin dan berpotensi menyebabkan gelombang besar.

"Kami akan terus update prakiraan cuaca di DIY," katanya.

Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kulonprogo Ariyadi mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk waspada akan ancaman fenomena La Nina. Di Kulonprogo setidaknya sudah ada empat titik longsoran yang terjadi pada akhir bulan ini.

“Masyarakat sudah kami minta waspada akan acaman banjir, angin kencang dan ancaman longsor,” katanya.

Artikel ini telah tayang di iNews.id berjudul "Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir Ancam Wilayah Selatan DIY"

Sumber : iNews.id