Warga Keluhkan Amblesnya Bekas Pipa Galian Pertamina di Temon

Air menggenangi lokasi jalan yang ambles di bahu jalan kabupaten wilayah Kalurahan Kaligintung-Demen, Temon, Jumat (6/11/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
06 November 2020 19:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, TEMON--Bekas galian pipa Pertamina yang berlokasi di bahu Jalan Kabupaten wilayah Kalurahan Kaligintung-Demen Kapanewon Temon, Kulonprogo ambles. Kondisi tersebut dikeluhkan warga sekitar.

Pasalnya amblesnya jalan itu menimbulkan genangan air sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas. Di samping itu juga mengganggu aktivitas guru dan karyawan di SD Negeri Trukan, Demen mengingat lokasi amblesnya jalan berada di depan pintu gerbang sekolah tersebut. 

"Gara-gara ambles buat masuk ke sekolah jadi susah, apalagi kalau mas musim hujan begini, jalannya jadi becek," kata Kepala SD N Trukan, Siti Muslimah saat ditemui di lokasi, Jumat (6/11/2020).

BACA JUGA : Pengendara Motor Terjatuh ke Dalam Lubang Galian Pipa

 Siti mengatakan amblesnya ruas jalan itu terjadi beberapa pekan lalu. Pihak sekolah sejatinya sudah mengingatkan pelaksana proyek ketika melakukan pemasangan pipa pada pertengahan 2020 kemarin untuk benar-benar menjaga kualitas jalan seperti sebelum lokasi tersebut digali.

Perangkat Kalurahan Kaligintung, Ribut Yuwono mengatakan, pada tahap sosialisasi di kalurahan pelaksana proyek sudah berjanji akan mengembalikan kondisi jalan setelah pemasangan pipa selesai. Begitu juga dengan perbaikan saluran drainase yang ada. Hal itu memang benar dilakukan tapi hasilnya tidak maksimal sehingga terjadilah insiden tersebut. 

 "Setelah selesai memang iya dilakukan pengerasan jalan, tapi hasilnya itu tidak maksimal, ditambah saluran pembuangan air di sekitar lokasi belum jadi dibangun, akibatnya saat hujan turun lokasi tersebut ambles," terang Dukuh Siwates ini. 

BACA JUGA : Bikin Pengendara Terjatuh, Proyek Penggantian Pipa

 Menanggapi hal itu Humas PT Nindya Karta, Cahyanto Rendratmoko mengatakan telah meninjau langsung lokasi amblesnya jalan itu. Persoalan ini juga sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo untuk kemudian dilakukan survei jalan. 

 "Secepatnya nanti akan segera kami perbaiki," terangnya.