Merapi Siaga, Wisata Kaliurang Tak Ditutup

Penampakan Gunung Merapi dari Kali Gendol Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Jumat (6/11/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
11 November 2020 18:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, PAKEM--Pemerintah Kecamatan Pakem menyatakan objek wisata Kaliurang yang berada di desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, masih dibuka meski Gunung Merapi dalam status siaga.

Alasannya, Kaliurang tidak masuk dalam daftar wisata yang harus ditutup sesuai Surat Bupati Sleman nomor 360/02057 dalam menindaklanjuti status Gunung Merapi menjadi siaga (level tiga).

Camat Pakem Suyanto mengatakan kawasan objek wisata Kaliurang tidak masuk dalam daftar objek wisata yang dilarang untuk dibuka seperti Klangon, Bunker Kaliadem, Kinahrejo, dan Wisata Religi Turgo.

BACA JUGA : Kaliurang & Objek Wisata Lain di Lereng Merapi Ditutup

"Poin tiga di dalam surat edaran Bupati Sleman nomor 360/02057," ujar Camat Pakem Suyanto saat dikonfirmasi Rabu (11/11/2020).

Pihaknya juga sudah berupaya untuk menyambangi sejumlah objek wisata yang terdapat di Kaliurang. Imbauan dilakukan oleh pemerintah kecamatan Pakem kepada pengelola objek wisata maupun wisatawan untuk selalu menjaga jarak aman minimal lima kilometer dari puncak Gunung Merapi.

“Kami sambangi di objek-objek wisata dan koordinasi agar pengunjung dan pengelola wisata selalu menjaga jarak aman dari puncak merapi minimal lima kilometer,” katanya.

Pihaknya juga telah mengimbau pengelola objek wisata dan wisatawan agar mengunduh aplikasi Lapor Bencana Sleman yang didalamnya terdapat aplikasi Jarak Aku dengan Merapi. "Kami sudah imbau mereka agar mengunduh aplikasi Lapor Bencana Sleman lewat playstore yang berisi aplikasi Jarak Aku dengan Merapi," katanya.

BACA JUGA : Status Siaga, Wisata Lereng Merapi Ditutup

Tidak hanya itu, dalam mengantisipasi erupsi Gunung Merapi, pihaknya juga sudah mengumpulkan warga di kecamatan Pakem untuk kembali melakukan ronda Merapi.

"Malam jumat kemarin kami langsung koordinasi dengan ketua unit lak penanggulangan bencana tingkat kalurahan se kapanewon pakem untuk aktivasi ronda," tegas Suyanto.