Cegah Klaster Covid-19, Ratusan Personel Satpol PP DIY Diterjunkan ke Pasar Beringharjo

Suasana los pedagang pakaian batik melayani pembeli di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (16/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
13 November 2020 14:37 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Upaya pencegahan munculnya klaster COvid-19 di Pasar Beringharjo Kota Jogja dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan menempatkan ratusan personel untuk memperketat penerapan protokol kesehatan di pasar tersebut.

Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad saat dihubungi, Kamis (12/11/2020), menyebutkan pengerahan personel Satpol PP DIY di Pasar Beringharjo menyusul informasi salah satu pedagang keliling di pasar itu yang anggota keluarganya positif terpapar COVID-19.

"Ini perlu kami antisipasi karena dikhawatirkan menjadi klaster baru di Pasar Beringharjo," kata Noviar.

Baca juga: Rawan Terjadi Penularan Covid-19, Perkantoran Harus Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

Menurut dia, sebanyak 300 personel Satpol PP DIY telah ditempatkan di Pasar Beringharjo, Jogja mulai pada Kamis (12/11) Pukul 14.30 WIB bersama TNI/Polri.

Mereka ditempatkan menyebar mulai dari sisi depan hingga sisi paling belakang Pasar Beringharjo untuk memastikan kepatuhan penerapan protokol kesehatan para pedagang maupun pengunjung.

"Mereka langsung keliling memastikan pemakaian masker, penerapan jaga jarak, hingga mengecek ketersediaan sarana cuci tangan di pasar itu," kata dia.

Baca juga: Ini Dua Pedukuhan yang Jadi Prioritas Pembayaran Ganti Rugi Tol Jogja-Solo

Noviar mengatakan pengetatan penerapan protokol kesehatan itu akan terus dipantau personel Satpol PP sampai dipastikan tidak ada klaster COVID-19 di pasar yang berlokasi di kawasan Malioboro itu.

"Akan kami lihat apakah kasus itu akan menjadi klaster atau tidak. Kami akan terus koordinasi dengan dinas kesehatan," kata dia.

Kepala Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jogja Heroe Poerwadi saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa antisipasi terkait penyebaran COVID-19 perlu dilakukan karena ada penjual makanan keliling di Pasar Beringharjo yang suami atau kepala keluarganya positif terpapar COVID-19.

"Kepala keluarga ini, sering antar isterinya jualan makanan keliling di Beringharjo. Makannya saat ini, kami juga merencanakan 'screening' juga di Beringharjo," kata Heroe yang juga Wakil Wali Kota Jogja ini.

Sumber : Antara