ASN di Bantul Diminta Belanja di Pasar Rakyat

Pjs Bupati Bantul (kanan) saat berbelanja di Pasar Imogiri Bantul, Selasa (24/11/2020) - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
24 November 2020 12:37 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Bantul, Budi Wibowo meminta semua aparatur sipil negara (ASN) dan warga Bantul untuk belanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional atau pasar rakyat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bahkan Budi menyatakan akan membuat Surat Keputusan (SK) tentang gerakan belanja di pasar rakyat dan UMKM ini.

“Nanti akan ada SK bagaimana agar belanja di pasar rakyat dan UMKM untuk menghidupkan UMKM,” kata Budi Wibowo, seusai mengunjungi sekaligus belanja di Pasar Imogiri, Bantul, Selasa (24/11/2020)

Budi mengatakan UMKM perlu diperhatikan terlebih di era pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 ini, pemulihan ekonomi nasional maupun ekonomi di Bantul hanya bisa dengan memperhatikan UMKM. Karena itu pihaknya mengawali untuk belanja di pasar rakyat yang notabennya adalah pedagang mikro, kecil, dan menengah.

Baca juga: Mendompleng Program Pemerintah untuk Kampanye Harus Dicegah

Dia juga berharap bantuan-bantuan di masa pandemi ini baik dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah maupun swasta kalau bisa diwujudkan dalam bentuk uang dan bukan barang. Bantuan dalam bentuk uang harapannya yang mendapat bantuan bisa membelanjakan kebutuhan hidup di pasar maupun UMKM. Dengan demikian pedagang pasar dan UMKM akan terangkat.

“Kalau bantuan dalam bentuk barang pasar enggak laku, berbeda dengan bantuan dalam bentuk uang, masyarakat bisa belanja di pasar dan pedagang akan terangkat ekonominya,” ujar Budi.

Budi mengapresiasi meski pandemi, namun pasar rakyat khususnya Pasar Imogiri cukup ramai pembeli. Selain itu pasar Imogiri juga merupakan satu-satunya pasar di DIY yang sudah mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI). Budi meyakini jika ada pasar semacam pasar Imogiri lebih dari satu di DIY, ekonomi rakyat kecil akan tumbuh.

Lebih lanjut Budi yang juga Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan ini menyatakan semua pasar pada masa pandemi ini sudah aktif meski belum pulih sepenuhnya. Untuk memulihkan itu maka butuh gerakan belanja di pasar dan UMKM.

“Kami harap ASN dan warga bantul perhatikan UMKM, dengan membeli di pasar akan menumbuhkan eko masyarakat kecil,” kata Budi.

Baca juga: Semalam, Terdengar 7 Kali Suara Guguran di Merapi

Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta mengapresiasi Pjs Bupati Bantul yang mau mengawali gerakan belanja di pasar rakyat. “Apa yang dilakukan Pjs Bupati memberikan motivasi luar biasa yang tidak hanya bagi kami tapi bagi masyarakat Bantul memberi contoh baik membeli di pasar sehingga pasar hidup dan tak mati. Kalau masyarakat belanja di pasar, pedagang mendapat pendapatan sehingga pasar menjadi hidup,” kata Sukrisna.

Sejauh ini diakuinya harga kebutuhan pokok di lima pasar besar di Bantul jelang Natal dan Tahun baru masih stabil, meski ada kenaikan beberapa komoditas seperti bawang merah, bawang putih, dan cabe. Namun harga tersebut, menurutnya, masih stabil dan terjangkau oleh masyarakat.