Sterilkan Jalan Sudirman, PKL Dipindah ke Pasar Pingit & Tak Boleh untuk Parkir

Proyek pengerjaan penataan kawasan simpang Tugu dan penataan kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman mulai dikerjakan/Harian Jogja / Catur Dwi Janati.
08 Desember 2020 09:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JETIS--Proyek pedestrian Jalan Jenderal Sudirman segera rampung. Salah satu perubahan yang bakal terjadi pasca proyek rampung yakni ditatanya Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Camat Jetis, Sumargandi menegaskan rencananya PKL di sepanjang Jln. Jenderal Sudirman kawasan Jetis akan dipindahkan ke tempat baru. Pihaknya sudah bekerja sama dengan Disperindag untuk memindahkan sejumlah PKL ke pasar. "Kami sudah kerja sama dengan Disperindag, itu akan kita pindahkan ke Pasar Pingit rencananya begitu," jelas Sumargandi pada Senin (7/12/2020).

BACA JUGA : Proyek Pedestrian Jalan Jenderal Sudirman Jogja Dikebut

Berdasarkan catatan Sumargandi, ada sebanyak 27 PKL yang bakal dipindahkan. Akan tetapi tak semua PKL mau menerima tawaran Kemantren Jetis direlokasi ke Pasar Pingit.

"Kemari data ada sekitar 27 PKL. Hanya saja tidak semuanya ke sana, juga ada yang sudah nyari tempat sendiri. Sementara kemarin sudah ada yang daftar kita tampung dulu namti kita komunikasikan dengan Disperindag Kota Jogja," terangnya.

"Ini kemarin baru lima yang masuk untuk pendaftaran, sudah mengumpulkan KTP juga. Rencananya [mendapatkan] los masing-masing. Nanti setelah mendekati kita komunikasikan lagi dengan Disperindag untuk penempatannya. Sisanya mereka mungkin mencari tempat sendiri menyesuaikan yang mereka inginkan, yang jelas bukan di tempat larangan, intinya camat sudah memfasiltasi kalau tidak berkenan silahkan mencari tempat lainnya. Kemarin ridak ada yang keberatan mudah-mudahan nanti berjalan lancar," tutur Sumargandi.

BACA JUGA : 26 PKL di Jalan Jenderal Sudirman Jogja Bakal Digusur Demi 

Selain PKL, beberapa lokasi parkir pun juga ditertibkan. Sumargandi menyebutkan pihaknya telah memberikan sosialiasi kepada jukir bila kedepannya kawasan Jln. Jenderal Sudirman tidak boleh dipakai untuk pakir. Sejauh ini sosialisasi telah dilakukan Kemantren Jetis pada November dan Desember.

"Sudah di komunikasikan PKL dan parkir di sekirar sini bahwa nanti tidak boleh parkir disini, dialihkan ke tempat lain. Rencananya kita baru ancang-ancang komunikasi dengan pasar juga di depan Kranggan lokasi untuk parkir dan di belakang pasar. Selain itu Kebon Ndalem asli yang Balai Kampung itu kalau bisa kerja sama dengan kampung untuk dikelola parkirnya di sana kalau sudah jadi tidak boleh parkir," jelasnya.