Harian Jogja Raih Media Brand Awards 2026 Kategori Media Lokal Terbaik
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan Museum Selokan Mataram diusulkan berada di kawasan Tol Jogja-Bawen. Museum ini diharapkan bisa menjadi daya tarik wisata tersendiri di tengah keberadaan tol Jogja-Bawen dengan menyajikan berbagai manfaat dan nilai sejarah Selokan Mataram.
Ketua Prodi Magister Arsitektur UII Suparwoko pihaknya mengusulkan adanya Museum Selokan Mataram di paling ujung kawasan Selokan Mataram tepatnya perbatasan antara DIY dan Jawa Tengah yang nanti akan dibangun ruas Tol Jogja-Bawen. Usulan itu sebenarnya sudah ia rancang sejak 2016 silam. Keberadaan museum tersebut menurutnya penting karena monumental. Selain itu berusaha untuk mengangkat kembali cerita sejarah tentang kecerdikan HB IX dalam mengatasi krisis pangan sekaligus menyelamatkan rakyatnya dari target Romusha Jepang.
BACA JUGA : Rusak, Selokan Mataram Ditutup Sementara
“Kami mengusulkan pembangunan museum ini di perbatasan DIY Jateng tepatnya di Ancol Bligo [Kecamatan Ngluwar, Magelang]. Ini nilainya sangat tinggi, jangan sampai pembangunan tol ini tidak memanfaatkan potensi sejarah yang ada,” ungkapnya Selasa (29/12/2020).
Keberadaan selokan mataram itu nantinya bisa menjadi destinasi wisata yang bisa dikunjungi yang lokasinya nanti bisa terhubung dengan pintu keluar tol. Sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi warga DIY. Museum itu nanti menceritakan berbagai hal tentang Selokan Mataram bisa dalam bentuk deskripsi maupun diorama hingga film berbasis digital.
Ia mengatakan pembangunan museum bisa dilakukan secara bersamaan dengan tol sehingga ketika tol beroperasi Museum tersebut bisa dinikmati oleh wisatawan yang melintas. Namun harus ada investor yang siap untuk melakukan pembangunan. Ia meyakini karena potensinya besar, maka bukan tidak mungkin akan banyak pihak yang berminat melakukan pembangunan. Usulan tersebut telah ia sampaikan dalam diskusi tentang pengembangan kawasan Selokan Mataram di Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY.
BACA JUGA : Aliran Selokan Mataram Dimatikan, Pembudidaya Ikan Merugi
“Respons Pemda DIY sangat baik. Mendukung karena ini jarang muncul dan memang penting keberadaannya karena ada tata ruang kesitimewaan. Kelasnya [Selokan Mataram] tidak kalah dengan Kotagede, Tamansari, Selokan Mataram itu indah lho,” katanya.
Sebelumnya Pemda DIY menyerahkan Izin Penetapan Lokasi (IPL) Tol Jogja-Bawen wilayah DIY kepada Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kantor Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Selasa (22/12/2020). Tol Jogja-Bawen wilayah DIY sepanjang 8,5 kilometer, dengan luas pembebasan lahan kurang-lebih 49,65 hektare.
Sebagian tol akan melintasi Selokan Mataram, namun keberadaan tol tidak akan mengganggu fungsi selokan. Pelestarian fungsi Selokan Mataram diberikan jaminan baik secara teknis dan pemanfaatan yang tercantum dalam DED Tol Jogja-Bawen. Koridor terdampak Selokan Mataram 500 meter ke kanan 500 meter ke kiri.
BACA JUGA : Ada Potensi Jebol, Aliran Air Selokan Mataram Ditutup
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Alibaba resmi meluncurkan Qwen3.8-Max, model AI 2,4 triliun parameter dengan kemampuan coding otonom, multimodal, dan context window 1 juta token.
Forbes memperbarui daftar orang terkaya dunia per 3 Agustus 2026. Elon Musk masih memimpin dengan kekayaan Rp12.416 triliun, diikuti Larry Page dan Jeff Bezos.