Di Balik Kantong Darah untuk Pasien, Ada Peran Teknisi Pelayanan Darah
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Badingah (kanan) menerima buku memoar tentang biografi dirinya saat menjadi kepala daerah dalam acara peluncuran buku memoar Bupati dan Wakil Bupati Bangsal Sewokoprojo, Selasa (29/12/2020).-Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten gunungkidul meluncurkan dua buku memoar tentang kepemimpinan Bupati Badingah dan Wakil Bupati Immawan Wahyudi selama kurun waktu sepuluh tahun.
Peluncuran dilakukan di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (29/12/2020). Selain sebagai bentuk kenang-kenangan, pembuatan buku ini diharapkan bisa meningkatkan budaya literasi di Gunungkidul.
Sebelum launching juga digelar seminar selama dua hari yaitu pada tanggal 22-23 Desember 2020 yang bertempat di lt. 3 Gedung PT. BDG gunungkidul. Menampilkan narasumber dari tim penulis, akademisi, dan tokoh masyarakat, tim penulis Asmono Wikan dan Satriyo Wicaksono, Akademisi UGM Dr. Muh. Supraja, Anggota DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho, SS. Lalu seminar hari ke 2 dengan tim Penulis Asmono Wikan, Salsabila Azmi dan Satriyo Wicaksono, Ketua GPMB Gunungkidul Joko Suryanto, Duta Baca DIY, Ferry Anggara.
Buku pertama berjudul Ibu Memimpin Bumi Handayani dengan Hati, bercerita tentang kepemimpinan Badingah. Sedangkan buku kedua bercerita tentang pengabdian Immawan Wahyudi selama menjabat sebagai Wakil Bupati Gunungkidul. Buku ini diberi judul Harmoni Sang Wakil Mengawal Bumi Handayani.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Gunungkidul, Ali Ridlo menyampaikan penghargaan apresiasi kepada Pemkab Gunungkidul yang telah berinisiatif mendokumentasikan tokoh-tokoh di Gunungkidul. Salah satunya dengan menulis biografi Badingah-Immawan Wahyudi saat menjabat sebagai kepala daerah pada 2010-2021. “Kami berterima kasih kepada tim penulis sehingga buku ini bisa selesai disusun dan di-launching,” kata Ali, Selasa.
Beliau menjelaskan, buku ini memuat tentang seputar perjalanan kedua tokoh hingga menjadi pemimpin di Gunungkidul. Di dalamnya juga banyak memuat sisi humanisme kedua tokoh sehingga ada pesan inspiratif dan syarat dengan nilai moral yang bisa disampaikan kepada masyarakat.
Ali mengatakan untuk penulisan buku ini dialokasikan anggaran Rp87,4 juta yang bersumber dari APBD Perubahan 2020. Diharapkan dengan penerbitan buku ini tidak hanya menjadi kenang-kenangan tapi juga sebagai upaya meningkatkan minat baca di masyarakat.
“Budaya literasi masih kurang dan butuh peningkatan. Harapannya buku ini juga memberikan inspirasi kepada masyarakat secara luas,” katanya.
Bupati Gunungkidul Badingah mengucapkan terima kasih dengan pembuatan buku yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip ini. Menurut beliau, keberhasilan dalam pembangunan merupakan kerja sama seluruh pegawai di lingkup Pemkab Gunungkidul.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Wakil Bupati Immawan Wahyudi. Menurut beliau, buku-buku yang diterbitkan memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk meningkatkan minat baca masyarakat sehingga indeks literasi bisa ditingkatkan. “Kami mendukung penerbitan buku ini. Sebab, di Gunungkidul masih banyak tokoh-tokoh yang layak diabadikan dalam buku. Saya pribadi juga mengucapkan terima kasih atas diterbitkan buku tentang pengabdian selama 10 tahun menjabat sebagai wakil bupati,” katanya. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.