Merapi Terus Muntahkan Awan Panas

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
13 Januari 2021 19:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA---Awan Panas kembali muncul dari puncak Gunung Merapi pada Rabu (13/1) pukul 10.40 WIB. Awan panas hanya muncul sekali dengan intensitas kecil, amplitude maksimal 16 mm dan durasi 141 detik, dengan jarak luncur tak teramati.

Kepala balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan selain awan panas, dalam periode pengamatan pukul 06.00 WIB-12.00 WIB, terjadi satu gempa awan panas, 48 gempa guguran, tiga gempa hembusan, 11 gempa fase banyak dan satu gempa vulkanik dangkal.

BACA JUGA: LP3M UMY Kerja Sama Dengan Harian Jogja untuk Publikasikan Pengabdian Masyarakat

Sementara pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, terjadi tiga kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 400-500 meter ke arah hulu kali krasak. “Tercatat 46 gempa guguran, dua gempa hembusan, delapan gempa fase banyak dan tiga gempa vulkanik dangkal,” ujarnya, Rabu (13/1/2021).

BPPTKG juga telah menghitung volume kubah lava di sisi baratdaya, yakni 4.600 meter kubik per 13 Januari. Kubah lava ini merupakan kubah baru, yang mulai teramati pada 4 Januari lalu, dengan posisi berada di pinggir kawah sisi barat daya puncak Gunung Merapi.