Apple Ubah Strategi AI di China, Kolaborasi dengan Alibaba
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Sejumlah nelayan membongkar ikan dari kapal yang merapat di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Sadeng, Kecamatan Girisubo, belum lama ini./Istimewa-Dokumen DKP DIY
Harianjogja.com, BANTUL - Nelayan di Pantai Selatan Bantul mendapatkan berkah tersendiri di tengah Pandemi Covid-19 dan menjelang tahun baru China/ Imlek 2021. Sebab, harga ikan bawal laut tangkapan mereka mengalami kenaikan mencapai Rp250.000 per kilogram.
Nelayan Pantai Samas yang berasal dari Srigading, Sanden, Mugari menyatakan, kenaikan harga ikan bawal jelang tahun baru Imlek 2021 bukanlah hal baru. Sebab, kenaikan harga ikan tersebut biasa dialami setiap menjelang tahun baru Imlek.
“Untuk saat ini sekilogram harganya mencapai Rp250.000 di tingkat tempat pelelangan ikan (TPI) Pantai Samas,” kata Mugari, Minggu (17/1/2021).
Baca juga: Langgar PTKM, Acara Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Petugas
Lebih lanjut Mugari mengungkapkan, kenaikan ikan bawal laut ini tidak memberi dampak kepada kenaikan jenis ikan lainnya. Ia menduga kenaikan ikan bawal laut lebih disebabkan karena tingginya permintaan dari Tiongkok atas komoditas ekspor jenis ikan ini.
“Lainnya tidak naik. Seperti Ikan tenggiri masih Rp35.000 per kilogram, layur super juga masih Rp28.000,” ungkap Mugari.
Sementara nelayan Pantai Samas lainnya, Henri berharap agar harga ikan bawal laut tetap tinggi jelang Imlek 2021. Sebab, pada Imlek 2020, permintaan ikan bawal laut dari Tiongkok justru mengalami penurunan. Hal ini, disinyalir karena pada saat itu, awal pandemi Covid-19.
Baca juga: Sejumlah Selter Covid-19 di Bantul Penuh, Pemkab Minta Selter Kalurahan Diaktifkan
“Akibatnya, ekspor tidak berjalan. Jalan satu-satunya, hasil tangkapan yang biasa diekspor harus dikonsumsi warga lokal saja,” terangnya.
Kendati mengalami kenaikan, baik Mugari maupun Henri menyatakan untuk mendapatkan ikan bawal laut saat ini cukup sulit. Sebab, gelombang laut saat ini cukup sulit diprediksi.
“Sehingga agak susah. Terkadang dalam satu pekan, kami hanya bisa melaut tiga hari, karena sisanya gelombang dan angin tidak bersahabat,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.