Pakar UGM: Revisi UU P2SK Jadi Fondasi Reformasi Keuangan RI
Dosen UGM nilai revisi UU P2SK sebagai fondasi reformasi jangka panjang sistem keuangan Indonesia dengan penguatan OJK dan LPS.
Wisatawan mengantre di Gate Zonasi Malioboro untuk cek suhu dan kode QR pada Minggu (27/12/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, GONDOKUSUMAN – Dinas Pariwisata Kota Jogja memaksimalkan kunjungan pada siang hari di tengah pemberlakuan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko menjelaskan satu-satunya yang bisa dilakukan bagi wisatawan yang masih melakukan kegiatannya di destinasi di Kota Jogja harus mengikuti PTKM. Misalnya bagi wisatawan yang melakukan dinner di satu tempat, bisa take away kemudian makan di hotel untuk mengurangi kerumunan.
BACA JUGA : Kunjungan Wisata ke Gunungkidul Dibatasi hingga Separuh
Selain itu menurut Wahyu, waktu pagi sampai sore hari masih bisa dimanfaatkan untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata, tentunya dengan menerapkan prokes. "Manfaatkan waktu di siang hari, karena operasional dibatasi sampe pukul 19.00 WIB malam untuk yang kemarin dan pukul 20.00 WIB malam untuk yang sekarang," katanya Selasa (26/1/2021).
Adapun target kunjungan wisatawan Kota Jogja di 2021 ini yakni sebanyak 1,3 juta orang. "Harus menyesuaikan situasi dan kondisi. Jadi memang sedemikian sulit, kami harus bijak dalam memilih media untuk mempromosikan kegiatan atau event-event pariwisata," katanya
Strategi yang bakal dilakukan Dinpar Kota Jogja menurut Wahyu masih sama seperti tahun sebelumnya untuk mencapai berbagai target.
"Mungkin [strategi] masih sama dengan tahun kemarin, mencoba menyiarkan kondisi pariwisata Jogja tetap aman untuk dikunjungi. Sehingga menjadi memori permanen di benak wisatawan, jadi setiap saat, ketika situasi dan kondisinya memungkinkan mereka akan segera menyusun rencana untuk traveling lagi ke Jogja," ungkapnya.
BACA JUGA : Perlahan Tapi Pasti, Kunjungan Wisatawan ke Sleman Terus
"Kami sampaikan lewat media sosial, bahwa Kota Jogja menerapkan prokes ketat, amanah PTKM dari pusat juga kami terapkan betul dengan tujuan agar segera bisa mereduksi angka Covid-19 di Jogja, DIY dan Indonesia pada umumnya, agar pariwisata bisa pulih kembali," tegasnya.
Sebelumnya Ketua Badan Perwakilan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono menyebutkan dampak PTKM membuat reservasi hotel anjlok. Bahkan lebih parah lagi, dari 400 hotel dan restoran anggota PHRI, 30 usaha di antaranya telah tutup dan terpaksa memberhentikan karyawannya.
"Kami untuk saat ini dari 400 anggota, 200 anggota itu hampir mati, 30 mati, sisanya terengah-engah. Dengan kondisi saat ini, kita untuk bertahan itu sulit dan kami masih bingung apalagi yang harus kita kerjakan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen UGM nilai revisi UU P2SK sebagai fondasi reformasi jangka panjang sistem keuangan Indonesia dengan penguatan OJK dan LPS.
Pria di Bantul ditangkap usai mencuri HP mahasiswi dengan modus minta bantuan. Pelaku pura-pura motor mogok untuk mengelabui korban.
Pemkab Sumenep tetapkan status siaga kekeringan selama 6 bulan. Sebanyak 76 desa di 19 kecamatan berpotensi krisis air bersih.
PT KAI Daop 6 Jogja mengevakuasi seorang bayi yang ditemukan di dalam toilet KA Sancaka 84B relasi Jogja–Surabaya Gubeng pada Sabtu (4/7/2026) pagi.
Prediksi Prancis vs Paraguay di 16 besar Piala Dunia 2026. Simak head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
BPBD Cilacap salurkan 117.000 liter air bersih ke 8 desa terdampak kekeringan. Ribuan warga kesulitan air selama kemarau.