Advertisement
Pemkab Gunungkidul Bangun Jembatan Darurat di Songbanyu
Satu unit alat berat diterjunkan untuk mempercepat proses pembangunan jemabatan darurat di Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Kamis (4/2/2021). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul membangun jembatan darurat di samping Jembatan Songbanyu, Girisubo, yang putus akibat terjangan banjir pada Minggu (31/1/2021). Jembatan darurat ini bisa membuat aktivitas masyarakat kembali normal.
Panewu Anom Girisubo Arif Yahya mengatakan upaya pembangunan jembatan darurat di Sonbanyu sudah dimulai sejak Selasa (2/2/2021) lalu. Proses pembangunan masih terus berlangsung, tetapi ada harapan akses tersebut segera selesai sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
Advertisement
BACA JUGA: Pemkab Bantul Tutup 3 Pasar Muamalah yang Gunakan Dirham & Dinar, Ini Lokasinya
“Jelas sangat terganggu karena dengan putusnya jembatan itu, warga yang akan pergi ke Sadeng, atau kantor kapanewon harus memutar belasan kilometer untuk sampai lokasi yang dituju,” kata Arif, Jumat (5/2).
Menurut dia, keberadaan jembatan darurat akan sangat membantu karena jalur bisa kembali tersambung sehingga akses warga bisa lebih cepat. “Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata dia.
Kepala Seksi Pemeliharaan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan keputusan membangun jembatan darurat merupakan hasil koordinasi internal di lingkup pemkab. Adapun jembatan yang dibangun dengan model crossway dengan lebar kurang lebih lima meter. “Proses pembangunan sudah berlangsung. Untuk pembangunan ini menggunakan dana swakelola,” katanya.
BACA JUGA: Larangan Wajib Berjilbab di Sekolah Negeri, Ini Aturan di SMA 1 Jogja
DPUPRKP juga mengkaji kebutuhan anggaran untuk pembangunan jembatan baru. Ia berharap dalam rentang waktu satu pekan jembatan darurat di samping lokasi yang putus bisa selesai sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi, Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan sudah memasang rambu-rambu di sekitar jembatan putus dengan tujuan masyarakat tidak melintas di kawasan tersebut. “Sudah terpasang papar peringatan. Untuk sekarang fokus pembuatan jembatan darurat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bocah 9 Tahun Meninggal Dunia Akibat Ledakan Petasan di Semarang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tarif KRL Jogja Solo Tetap Flat Delapan Ribu Rupiah Sepanjang Jumat
- KRL Palur Jogja Berangkat Pagi Mulai Jam 4.55 WIB pada 20 Maret 2026
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jumat 20 Maret 2026
- Maxride Apresiasi 20 Driver Terbaik di Jogja, Dorong Kualitas Mitra
- KAI Siapkan Empat Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Jumat Ini
Advertisement
Advertisement








