Pemkab Gunungkidul Bangun Jembatan Darurat di Songbanyu

Satu unit alat berat diterjunkan untuk mempercepat proses pembangunan jemabatan darurat di Kalurahan Songbanyu, Girisubo, Kamis (4/2/2021). - Istimewa
05 Februari 2021 15:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul membangun jembatan darurat di samping Jembatan Songbanyu, Girisubo, yang putus akibat terjangan banjir pada Minggu (31/1/2021). Jembatan darurat ini bisa membuat aktivitas masyarakat kembali normal.

Panewu Anom Girisubo Arif Yahya mengatakan upaya pembangunan jembatan darurat di Sonbanyu sudah dimulai sejak Selasa (2/2/2021) lalu. Proses pembangunan masih terus berlangsung, tetapi ada harapan akses tersebut segera selesai sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

BACA JUGA: Pemkab Bantul Tutup 3 Pasar Muamalah yang Gunakan Dirham & Dinar, Ini Lokasinya

“Jelas sangat terganggu karena dengan putusnya jembatan itu, warga yang akan pergi ke Sadeng, atau kantor kapanewon harus memutar belasan kilometer untuk sampai lokasi yang dituju,” kata Arif, Jumat (5/2).

Menurut dia, keberadaan jembatan darurat akan sangat membantu karena jalur bisa kembali tersambung sehingga akses warga bisa lebih cepat. “Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” kata dia.

Kepala Seksi Pemeliharaan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan keputusan membangun jembatan darurat merupakan hasil koordinasi internal di lingkup pemkab. Adapun jembatan yang dibangun dengan model crossway dengan lebar kurang lebih lima meter. “Proses pembangunan sudah berlangsung. Untuk pembangunan ini menggunakan dana swakelola,” katanya.

BACA JUGA: Larangan Wajib Berjilbab di Sekolah Negeri, Ini Aturan di SMA 1 Jogja

DPUPRKP juga mengkaji kebutuhan anggaran untuk pembangunan jembatan baru. Ia berharap dalam rentang waktu satu pekan jembatan darurat di samping lokasi yang putus bisa selesai sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi, Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan sudah memasang rambu-rambu di sekitar jembatan putus dengan tujuan masyarakat tidak melintas di kawasan tersebut. “Sudah terpasang papar peringatan. Untuk sekarang fokus pembuatan jembatan darurat,” katanya.