Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Luncuran awan panas Gunung Merapi menuju hulu Sungai Krasak sekitar pukul 12.44 WIB terlihat dari Kawasan Turi, Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, Kamis (7/1/2021)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN-Gunung Merapi telah ditetapkan memiliki dua kubah lava sejak 4 Februari lalu. Namun karena kendala cuaca, pengukuran kubah lava baru bisa dilakukan pada Rabu (17/2/2021) lalu. Hasil pengukuran menunjukkan volume kubah lava yang berlokasi di tengah kawah ini lebih besar dari kubah lava pertama.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengambangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan berdasarkan analisis foto morfologi, tercatat volume kubah lava kedua sebesar 426.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan rata-rata 10.000 meter kubik per hari.
“Memiliki dimensi panjang 160 meter, lebar 120 meter dan tinggi 50 meter. Sedikit lebih besar dari kubah lava yang ada di barat daya dengan dimensi panjang 258 meter, lebar 133 meter, tinggi 30 meter dan volume 397.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 25.200 meter kubik per hari,” ujarnya, Sabtu (20/2/2021).
BACA JUGA: Menperin Ungkap Alasan PPnBM Mobil Dipangkas
Meski letaknya di tengah kawah, pertumbuhan dan guguran dari kubah labva kedua ini masih ke arah barat. “Beberapa fenomena adanya pijaran yang di tengah, mengindikasikan aktivitas [kubah lava] di tengah. Luncurannya masih ke arah barat. Kami terus pantau seberapa intensitas aktivitas yang terjadi di kubah lava di tengah kawah ini,” katanya.
Dalam sepekan terakhir khususnya pada Jumat (19/2/2021) pagi juga terjadi fenomena asap yang lebih tebal dari puncak Merapi. BPPTKG mencatat ketinggian awan mencapai 400 meter di atas puncak dengan intensitas tebal. Ia menjelaskan hal ini terjadi karena kawah Gunung Merapi sedang ada pertumbuhan kawah sehingga kondisinya panas.
Di sisi lain, hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur Gunung Merapi. Maka ketika curah hujan bertemu dengan kawah yang panas terjadilah penguapan yang lebih tinggi sehingga menimbulkan asap yang lebih banyak dari kawah. “Air hujan bercampur panas kawah di tengah,” ungkapnya.
Pada aktivitas kegempaan, dalam periode pengamatan 12-18 Februari tercatat telah terjadi tiga gempa vulkanik, 60 gempa fase banyak, 943 gempa guguran, 17 gempa hembusan dan 12 gempa tektonik. Dibanding minggu sebelumnya, aktivitas kegempaan ini lebih rendah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Febrie Adriansyah buka suara usai dilimpahkan ke Kejari Jaksel terkait dugaan pemerasan dalam perkara Asabri dan Jiwasraya.
APBN hingga Agustus 2026 defisit Rp240,1 triliun. Pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp394,1 triliun.
Pesawat F-2000 Italia terkena serangan di Pangkalan Udara Ta'if, Arab Saudi, saat serangkaian serangan terjadi di kawasan tersebut.
Kemenkeu menyatakan dana angsuran pertama KDKMP sebesar Rp40 triliun sudah disiapkan, tetapi masih menunggu tagihan Himbara.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.