Menkes Budi Minta Penanganan Covid-19 Fokus Pengurangan Laju Penularan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berkunjung ke Puskesmas Bambanglipuro, Senin (1/3). Harian Jogja - Jumali.
02 Maret 2021 07:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BAMBANGLIPURO - Penanggulangan pandemi Covid-19 harus difokuskan pada pengurangan laju penularan.  Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat berkunjung ke Puskesmas Bambanglipuro, Senin (1/3/2021).

Mantan Wakil Menteri BUMN itu menilai untuk memerangi pandemi Covid-19 dibutuhkan perlakuan terhadap penyebabnya. Sebab, selama ini, penerapan s3T (testing, tracing, dan treatment) kurang mendapatkan perhatian. Alhasil, laju penularan tidak kunjung menurun.

"Harapannya, jika satu kena jangan sampai menulari dua, lima atau sepuluh orang. Satu tulari ke satu saja atau dari dua orang hanya menulari satu orang saja,” katanya.

BACA JUGA : Menkes RI Dijadwalkan Kunjungi Sejumlah Faskes di Bantul

Sementara keberadaan petugas pelacakan dan pengawasan, diakui oleh Budi selama ini jauh dibawah angka ideal. Di mana untuk 100.000 penduduk seharusnya ada 30 tenaga pelacakan. Untuk itu, Budi menilai butuh adanya tambahan tenaga tracing dari TNI dan Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmas.

"Kami minta bantuan Babinsa dan Babinkamtibmas untuk menjadi petugas tracing. Mereka juga sudah hafal seluk beluk wilayah tugasnya,"katanya.

Khusus untuk Bantul, Budi menyatakan penerapan 3T sudah tepat. Bahkan, dia menyebut Bantul bisa menjadi percontohan. "Di sini jalannya sudah benar," ucapnya.

Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan, akan menerjunkan satu petugas Babinkamtibmas di setiap kelurahan. Petugas ini akan dibantu dua petugas lainnya saat mentracing kontak erat pasien Covid-19.   "Untuk pendekatannya kami lakukan secara persuasif," kata Kapolres.

BACA JUGA : Menteri Kesehatan Bersyukur Indonesia Bisa Peroleh 4

Komandan Distrik Militer (Kodim) 0729/Bantul, Letkol Inf Agus Indra Gunawan menyatakan menerjunkan dua Babinsa disetiap kalurahan yang ada di Bantul untuk membantu tracing. Bahkan, ada beberapa Babinsa sudah mendapatkan pelatihan tracing.

"Harapannya, nanti mereka yang sudah mendapatkan pelatihan bisa melatih anggota lainnya," ucap Agus Indra.