Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggota DPRD Gunungkidul mendukung pelaksanaan sekolah tatap muka karena program belajar di rumah (BDR) selama masa pandemi tidak efektif untuk perkembangan para siswa.
Salah satu dukungan disuarakan oleh Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Supriyadi. Ia mengaku sudah sering mendapatkan keluhan berkaitan dengan efektivitas program BDR dari masyarakat.
BACA JUGA: Sleman Belum Putuskan Sekolah Tatap Muka, Vaksin Anak Jadi Alasan Utama
Menurut dia, penyelenggaran belajar secara daring banyak kendala mulai dari perkembangan siswa hingga orang tua yang kerepotan karena harus mendampingi anak secara intens saat mengerjakan tugas yang diberikan sekolah.
“BDR tidak efektif. Niatnya untuk menghindarkan siswa dari penyebaran Corona, tapi malah menimbulkan masalah baru. Salah santunya terhadap perkembangan siswa karena ada yang pindah jenjang pendidikan [SD-SMP atau SMP-SMA] dengan proses yang tidak semestinya,” katanya kepada wartawan, Selasa (2/3/2021).
Politikus PAN ini mengungkapkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, sekolah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, meski wabah corona belum hilang.
Meski demikian, penyelenggaraan tatap muka belum dilakukan karena terbentur aturan dalam pelaksanaan pembatasan secara terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) skala mikro.
BACA JUGA: Pedagang Jogja Keluhkan Pendataan Vaksin yang Kurang Maksimal
Sekretaris Didsdikpora Gunungkidul, Sudya Marsita mengatakan hampir seluruh sekolah siap melakukan pembelajaran tatap muka. “Sekolah sudah siap, bahkan di awal tahun sudah mewacanakan mulai pembelajaran tatap muka,” katanya.
Namun, pembelajaran tetap menggunakan model daring karena adanya kebijakan PTKM dari pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.