Pemkab Bantul Tahun Ini Belum Akan Menata Infrastruktur di Parangtritis

Wisatawan sedang menikmati bermain pasir di Pantai Parangtritis. - Harian Jogja/Jumali
03 Maret 2021 18:17 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Penataan infrastruktur kawasan wisata Parangtritis dan Parangkusumo belum akan dilaksanakan tahun ini. Rencana penataan 2021 baru akan berfokus pada penataan perilaku pelaku usaha kawasan pantai.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menerangkan penataan perilaku pelaku usaha akan melihat situasi ramadan dan lebaran tahun ini. "Ramadan tahun ini harapan saya paling tidak bisa terpetakan. Rencananya teman-teman kawasan selatan ingin membuat forum pariwisata selatan, untuk menggagas ke sana, agar pelaksanakan operasional wisata kawasan selatan bisa merger dengan kegiatan masyarakat," terangnya Rabu (3/3/2021).

Penataan akan menyasar perilaku pelaku wisata dari berbagai aspek. Kwintarto menyebutkan pelaku pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus yang akan diberikan kepada pelaku wisata. "Terkait sampah yang tidak dikelola dengan baik karena kelalaian pelaku usaha dan sebagainya, cara menata jalurnya gimana, bloknya di mana agar lebih rapi dan indah," jelasnya.

"Nanti kami lihat bulan depan, karena bulan ramadan biasanya wisatawan sepi. Lalu hari raya kan relatif banyak. Harapannya kalau ada tanda-tanda kenormalan baru di sektor wisata nanti mungkin di pertengahan ramadan akan kita sosialisasikan sekaligus kita tertibkan, kita tata, paling tidak area free itu di mana, area yang tidak boleh untuk kegiatan-kegiatan masyarakat agar tidak mengganggu kenyamanan wisatawan," imbuh Kwintarto.

BACA JUGA: Pemerintah Mulai Bangun Infrastruktur Mandalika Senilai Rp1,7 Triliun

Ditegaskan Kwintarto, penataan dari segi infrastruktur tahun ini belum dilakukan. Akan tetapi desainnya harus diselesaikan dahulu termasuk persoalan tanah yang akan dikoordinasikan dengan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. "Di tahun ini baru menyusun detail dan anggarannya yang kemungkinan dilakukan di akhir tahun ini. Mudah-mudahan bisa kita usulkan ke pusat," tandasnya.