PMI DIY Kirim 6 Personel Bantu Korban Gempa di NTT
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Peta sebaran covid-19 di DIY/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Tingkat penularan Covid-19 di wilayah Sleman kembali meningkat. Sempat mengalami penurunan jumlah kasus, saat ini tren kenaikan kasus baru kembali terjadi. Masyarakat diminta untuk tidak abai menerapkan protokol kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan ada peningkatan jumlah kasus baru Covid-19 di Sleman dalam sepekan terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan bertambahnya zona merah dari sebelumnya enam kapanewon menjadi 12 kapanewon. Penambahan kasus baru terjadi tidak lepas dari tracing massif yang dilalukan Dinkes Sleman.
"Sejak 1 Maret kami punya amunisi baru, tenaga contact tracer. Tiap puskesmas rata-rata ada lima orang untuk membantu Puskesmas melakukan tracing sesuai ketentuan baru dari Kemenkes bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas," kata Joko, Kamis (17/3/2021).
BACA JUGA: Centro Plaza Ambarrukmo Pamit, Netizen Meneteskan Air Mata
Berdasarkan peta epidemologi persebaran Covid-19, dari 17 kapanewon saat ini sebanyak 12 kapanewon masuk kategori zona merah atau resiko penularan Covid-19 tinggi. Perubahan zonasi penularan Covid-19 tersebut hanya terjadi dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya, hanya enam kapanewon kembali masuk zona merah. Keenam kapanewon tersebut meliputi Pakem, Prambanan, Ngemplak, Moyudan, Seyegan dan Mlati. Namun saat ini, 12 kapanewon masuk zona merah meliputi Godean, Moyudan, Minggir, Seyegan, Mlati, Depok, Berbah, Ngemplak, Ngaglik, Sleman dan Pakem.
Adapun dua kapanewon masuk zona oranye masing-masing Gamping dan Turi sementara tiga kapanewon masuk zona kuning masing-masing Kalasan, Cangkringan dan Tempel. Akibat peningkatan zonasi tersebut, Kabupaten Sleman kembali masuk zona merah atau level 4.
Di tingkat nasional, angka penularan harian Covid-19 di Sleman termasuk Rt (median) mencapai 1.11 di atas angka rata-rata nasional 0.87. Kasus aktif mencapai 8.62, dengan tingkat kematian 2.71 terpaut 0.01 dibandingkan kematian rata-rata nasional 2.70. Hanya saja, tingkat kesembuahan pasien covid di Sleman (88.68) berada di atas rata-rata nasional (88.13).
Meskipun ada penambahan zona merah untuk tingkat kapanewon, kata Joko, saat ini tidak ada lagi RT zona merah di Sleman. "Saat ini sudah tidak ada RT zona merah. Yang ada hanya 3 RT zona orange, 1 RT di Tridadi dan 2 RT di Hargobinangun," kata Joko.
Menurut Joko, penambahan zona merah terjadi lebih disebabkan karena masyarakat mulai longgar menerapkan protokol kesehatan. Dia menepis dugaan adanya warga yang sudah divaksin Covid-19, terpapar virus Corona itu. "Kasus baru tidak terkait dengan vaksinasi. Tapi kalau terkait kendor lagi protokol kesehatannya bisa jadi iya. Sebab tidak ada laporan yang positif terpapar setelah divaksin pertama," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Harga HP Infinix September 2026 tersedia dari Rp1,9 juta hingga Rp11,9 juta, dengan Note 60 Ultra menjadi model termahal.
Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026, lebih besar dari bonus SEA Games Rp1 miliar.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta resmi meluncurkan Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr), Selasa (1/9/2026), di Ruang Seminar
DPR mendesak BGN menangani serius korban keracunan MBG, termasuk memastikan perawatan hingga pulih dan menanggung biaya pengobatan.