Alasan untuk Biaya Rapid Test, Siswa Magang Jambret Ponsel

Ilustrasi. - Freepik
29 Maret 2021 15:47 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Jajaran Polsek Sleman meringkus dua pemuda asal Magelang yang terlibat penjambretan satu unit ponsel di Dusun Beran, Kalurahan Tridadi, Kecamatan Sleman. Dua orang yang diketahui sedang menjalani magang di sebuah hotel di Jogja itu kini terancam penjara 9 tahun berdasarkan pasal 365 KUHP pencurian dengan pemberatan.

Kapolsek Sleman, Kompol Irwiantoro menuturkan identitas pelaku adalah Khoirul Ihsan, 21, dan Ahmad Dimas, 20. Keduanya menjambret satu unit ponsel milik korban Desti Siam, 21, pada Jumat (19/3/2021) lalu di sebuah taman di Beran.

Saat itu diketahui korban sedang berswafoto dengan rekannya di taman tersebut. "Lalu kedua pelaku datang menghampiri korban dan tanpa basa-basi langsung menjambret ponsel korban," kata Irwiantoro saat rilis kepada awak media, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Halo Nasabah, Segera Ganti Kartu ATM Anda. Ini Jadwal Pemblokiran dari Bank Mandiri, BRI, BCA dan BNI

Mendapati ponselnya diambil orang tak dikenal, korban tidak tinggal diam ketika pelaku berusaha kabur dengan menaiki motor. Korban langsung menarik salah satu jaket pelaku yang hendak lari tersebut.

“Karena sudah tancap gas akhirnya korban terseret sejauh 10 meter. Korban mengalami luka ringan di bagian paha dan pelipis,” ujarnya.

Usai kejadian tersebut, korban langsung membuat laporan ke Polsek Sleman. Kanit Reskrim Polsek Sleman, Iptu Eko Haryanto menambahkan tersangka ditangkap pada Rabu (24/3/2021) malam di indekos mereka di Kecamatan Tegalrejo, Kota Jogja.

Dari penangkapan itu, turut disita satu unit ponsel curian yang masih mereka simpan. "Mereka mengakui perbuatannya," ungkap Eko.

Setelah diperiksa, diketahui fakta bahwa keduanya merupakan siswa sebuah lembaga pelatihan kerja (LPK) yang saat ini tengah menempuh proses magang di sebuah hotel di Jogja. Lantaran kehabisan uang saku, mereka nekat mencuri ponsel untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Nenek Berusia 100 Tahun Jadi Korban Ledakan Kilang Minyak PT Pertamina

Tak hanya itu, rencananya uang hasil penjualan ponsel curian itu nantinya juga akan digunakan untuk membiayai pelaksanaan rapid tes Covid-19 sebagai salah satu syarat magang. "Mau buat periksa, buat bayar kos, dan kebutuhan lain," kata Ahmad.