Ratusan Abdi Dalem Kraton Disuntik Vaksin

Para abdi dalem sedang mengantre untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di JEC, Banguntapan, Bantul, Kamis (8/4/2021). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.
09 April 2021 07:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 500 abdi dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat menjalani vaksinasi Covid-19 secara massal di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan,  Bantul,  Kamis (8/4/2021).

Penghageng KHP Nitya Budaya Kraton, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendoro mengatakan 500 abdi dalem yang menjalan vaksinasi Covid-19 merupakan abdi dalem yang bekerja sebagai pelaku wisata,  pelaku seni,  edukator,  dan juga lansia.  Mereka mendapatkan perioritas vaksin karena pekerjaannya berhubungan langsung dengan pelayanan pariwisata di Kraton.

BACA JUGA :Menipis, Stok Vaksin di Sleman Hanya Tersisa 600 Dosis

"Di Kraton mayoritas usianya diatas 50 tahun lebih banyak usia pensiun dengan begitu diharapkan [dengan divaksin Covid-19] semua mulai aktivitas normal aktivitas kraton bisa diayahi [dijalani] lebih tenang," kata Bendoro, saat peninjau vaksinasi massal bersama Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki,  Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Sri Nurkyatsiwi.

Menurut Bendara total ada sekitar 3000-an abdi dalem Kraton,  namun baru 500 yang mendapatkan prioritas untuk menjalani vaksinasi Covid-19 yang pekerjaannya berhubungan langsung dengan pelayanan publik di Keraton. Sebab meski masih masa pandemi, kegiatan di Keraton tetap berjalan, seperti pameran yang sedang berlangsung hingga Juni mendatang.

"Kami adakan pameran dua kali setahun digelar dengan protokol kesehatan.  Jangan sampai ada klaster Keraton," ucap Bendara.  Meski abdi dalem sudah menjalani vaksinasi,  amun dia berharap protokol kesehatan tetap dijaga karena vaksinasi tidak menjamin orang bebas terpapar Covid-19.

BACA JUGA : 1.000 Pekerja Film di Jogja Akan Disuntik Vaksin Covid-19

Sementara itu, salah satu abdi dalem Kraton,  Ngadinem,  58 mengaku senang bisa divaksin untuk kesehatan dirinya selama bertugas di Kraton.  Ngadinem bekerja di Kraton yang berkaitan dengan penyiapan sesajen. 

Suami Ngadinem, Mujiyono juga sebagai abdi dalem yang sudah bekerja selama 20 tahun di bagian penjagaan pintu regol,  "Anak saya yang ketiga juga abdi dalem tugasnya menjaga pintu regol," ucap Ngadinem.  Dengan sudah divaksin Ngadinem mengaku tenang saat bertugas di Kraton.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan dalam vaksinasi massal yang digelar di JEC pekan ini sebanyak sekitar 10.800 orang yang terdiri dari abdi dalem, guru, pelaku pariwisata, lansia, dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).  Pihaknya menargetkan jumlah tersebut dapat tervaksin selama empat hari. 

BACA JUGA : Vaksinasi Pelaku UMKM Bisa Geliatkan Perekonomian

Menurut Pembajun vaksinasi massal yang digelar Pemda DIY sifatnya membantu mempercepat proses vaksinasi, karena di kabupaten kota juga melakukan vaksinasi. 

"Jumlah yang sudah divaksin sudah banyak dilakukan oleh pemerintah kabupaten dan kota.  Sementara vaksinasi massal yang kami gelar ini sifatnya membantu mempercepat," ujar Prmbajun.