Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Foto Ilustrasi talut ambrol. /Ist-dok BPBD Gunungkidul.
Harianjogja.com, BANTUL - Musim pancaroba yang tengah berlangsung masih berpotensi munculkan sejumlah kondisi gawat darurat banjir dan longsor. Setidaknya puluhan talud yang terletak di 20 titik berpotensi rawan longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto menyampaikan pada musim peralihan hujan ke kamarau kali ini diiringi adanya siklon seroja. Dampaknya wilayah DIY tak terkecuali Bantul, waspada atas kondisi ekstrem yang tengah berlangsung.
"Terlebih Bantul, oleh sebab itu dalam menghadapi musim yang ekstrem ini, kita selama musik penghujan, teman-teman kita di 20 desa tetap bersiap untuk antisipasi wilayah rawan longsor dan banjir," terangnya Minggu (11/4/2021).
BACA JUGA : Hujan Lebat Talut Penahan Rumah Warga di Giwangan
"Beberapa wilayah memang berpotensi longsor, misalkan di Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pleret dimungkinkan terjadi rawan longsor. Kalau banjir tentu saja di wilayah yang dilalui sungai-sungai besar. Utamanya yang perlu diwaspadai sungai Gajah Wong, Sungai Code, Sungai Opak, Sungai Bedog, itu beberapa sungai yang perlu kita waspadai tentang potensi rawan banjir," ucapnya.
Dijelaskan Dwi sebanyak 20 desa telah mendirikan posko untuk antisipasi bencana banjir sejak beberapa bulan lalu. Sejurus dengan kerawanan banjir, talud-talud di 20 titik tersebut juga berpotensi rawan ambrol.
"Talud-talud yang rawan ambrol di 20 titik. Banjir akan menghantam badan talud yang akhirnya menyebabkan longsor. Karena memang kondisi tanah di Bantul itu kan labil. Sehingga talud terutama yang tadi kami sebutkan, di dekat sungai itu potensi longsornya tinggi," katanya.
BACA JUGA : MUSIM HUJAN : Talut di Bener & Surokarsan Rawan Longsor
Tingginya debit air dan kencangnya aliran ditambah kondisi tanah yang labil membuat talud di 20 titik rawan longsor.
"Terutama yang di Opak-Oyo itu, karena debitnya cukup besar, kedangkalan sungainya juga sudah dangkal. Sehingga sebetulnya kedepannya sungai yang diindikasikan sudah dangkal itu harus ada normalisasi dari balai besar, mengantisipasi cuaca seperti ini yang kedepannya tidak semakin berkurang tetapi semakin tinggi," ujarnya.
Manajer Pusdalops BPBD Bantul, Aka Lukluk Firmansyah menerangkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor di telah ditetapkan sejak akhir tahun 2020. Bantul sudah melakukan antisipasi dengan mendirikan 20 pos siaga darurat banjir dan longsor yang sampai saat ini masih aktif.
Aka menegaskan pemantauan ketinggian air dan retakan tanah yang berpotensi longsor diamati terus menerus selama 24 jam oleh BPBD Bantul dan FPRB. Meskipun telah melakukan serangkaian upaya mitigasi Aka meminta warga untuk aktif dan berpartispasi dalam upaya penanggulangan bencana.
BACA JUGA : Hujan Deras, Dinding Talut Setinggi 15 Meter di Piyungan
"Harapannya masyarakat juga aktif melalukan kegiatan pengurangan risiko bencana, mewaspadai adanya potensi cuaca ekstrem. Kemudian secara aktif membagikan informais yang akurat dan yang berasal dari sumber terpercaya," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.