Ahli Waris Pekerja Padat Karya Sleman Terima Santunan Rp74 Juta dari BPJamsostek
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Proyek-proyek infrastruktur di Sleman mulai dilelang. Sejumlah proyek perningkatan jalan dan pembangunan gedung yang direncanakan tahun ini tidak termasuk proyek yang terkena refokusing.
Sejumlah proyek yang dilelang dengan anggaran mencapai miliaran rupiah tersebut diharapkan dapat menggerakkan perekonomian Sleman. Sebab terdapat 6 ruas jalan kabupaten yang tahun ini ditingkatkan menggunakan APBD Sleman 2021. Meliputi ruas Jalan Karang Kalasan-Salakan (Kalasan) sepanjang 0,9 km yang dianggarkan Rp4,1 miliar, ruas Jalan Kemusuh-Seyegan (Seyegan) sepanjang 0,8 km dengan anggaran Rp3,6 miliar.
Selain itu, ruas Jalan Ledoksari-Nglengkong (Prambanan) sepanjang 0,9 km dengan anggaran Rp5,3 miliar, Ruas Jalan Nandan-Krikilan (Ngaglik) sepanjang 0,9 km dengan anggaran Rp3,5 miliar, ruas Jalan Sumber-Kwayuhan (Minggir) sepanjang 0,9 km dengan anggaran Rp3,7 miliar.
Ada pula lelang ruas jalan Watuadeg-Plosorejo (Sleman) sepanjang 0,9 km dengan anggaran Rp5,1 miliar. Sedangkan 1 ruas jalan kabupaten yang ditingkatkan menggunakan DAK tahun 2021 adalah Ruas Jalan Glondong- Tegalrejo (Kalasan) sepanjang 1,5 km dengan anggaran Rp6,6 miliar.
"Ya sebagian anggaran memang ada yang dikurangi tetapi tidak menghilangkan paket pengerjaannya," kata Kepala DPUP-KP Sleman Taupiq Wahyudi, Jumat (16/4/2021).
Selain kegiatan pembangunan jalan, terdapat juga kegiatan pemeliharaan berkala jalan dan jembatan yang menggunakan APBD 2021. Untuk pemeliharaan berkala jalan yang sudah dilelang terdapat di 5 ruas jalan kabupaten sepanjang 4,35 Km.
Misalnya, pemeliharaan berkala skala sedang jalan Kentungan-Plemburan dan Sangrahan-Soropadan dan jalan Komplek 403 dengan anggaran Rp2,8 miliar, pemeliharaan berkala Jalan Sawahan-Tangkilan dengan anggaran Rp3,3 miliar dan pemeliharaan jalan Gentan-Gandok senilai Rp3,7 miliar. Terakhir, pemeliharaan jalan Ngangkruk-Babadan dengan anggaran Rp4,7 miliar.
Tak hanya itu, sejumlah jembatan yang diperbaiki tahun ini juga sudah mulai dilelang. Mulai peningkatan Jembatan Beji (Rp1,9 miliar), Jembatan Pasekan (Rp2,9 miliar), dan peningkatan Jembatan Grembyangan (lanjutan) senilai Rp10,9 miliar. "Ya proyek-proyek pembangunan ini kami harapkan dapat menggerakkan kembali perekonomian masyarakat selama terkena pandemi Covid," katanya.
Taupiq menyontohkan, perbaikan jembatan Rejodani maupun Grembyangan pada akhirnya akan mempermudah akses masyarakat. Begitu juga dengan perbaikan dan peningkatan jalan yang rusak. "Kalau akses masyarakat baik, maka pembangunan dan pengembangan suatu wilayah bisa dilakukan. Seperti jembatan Grembyangan yang menghubungkan dua kapanewon, Berbah dan Prambanan akan mempermudah akses pariwisata di sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu 1 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 1 November 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 1 November 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.