VR46 Pakai Livery Garuda di MotoGP Mandalika 2026, Ini Maknanya
VR46 menampilkan livery khusus bermotif garuda untuk MotoGP Mandalika 2026. Simbol keberanian itu menghiasi motor Morbidelli dan Di Giannantonio.
Pemeriksaan kesehatan pengendara sebagai antisipasi penyebaran Virus Corona. /Harian Jogja-Catur Dwi Jannati
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul memastikan menyekat arus masuk dan keluar wilayah Bumi Projotamansari, 6 hingga 17 Mei mendatang. Ada tiga titik yang menjadi fokus penyekatan, yakni di Jalan Srandakan, Jalan Wates tepatnya di ruas Klangon Argosari Sedayu dan daerah Piyungan.
“Nanti selain penyekatan. Di tiga titik tersebut juga akan berdiri posko. Tidak hanya dari Dinas Perhubungan, ada Satpol PP, Polisi dan TNI serta Satgas Covid-19 juga akan terlibat dalam kegiatan ini,” kata Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta, Rabu (28/4/2021).
BACA JUGA : Aturan Mudik Diperketat, Begini Kondisi di Terminal Giwangan
Khusus untuk petugas dari Dishub, lanjut Aris, ada total 70 personel yang dipersiapkan untuk penyekatan dan menjaga posko. Selain itu, petugas juga memantau sejumlah jalan tikus yang mungkin akan dilewati pemudik.
“Ini dilakukan untuk mengantisipasi jika mereka melewati jalan-jalan tersebut,” papar Aris.
Terkait dengan kebijakan untuk memutar balik pemudik yang nekat, Aris mengungkapkan sampai saat ini masih melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak. Ada kemungkinan, nantinya jika ada pemudik nekat masuk ke Bantul akan dites swab antigen di tempat.
“Soal swab antigen ada di ranah teman-teman Satgas Covid-19. Kami hanya melakukan pengaturan. Termasuk nanti soal kemungkinan putar balik, masih akan kami bahas dengan sejumlah pihak,” jelas Aris.
BACA JUGA : Gelar Mudik Online, Jasa Raharja Siapkan 5.000 Paket Kuota
Menurut Aris, meski ada larangan mudik, Dishub memerkirakan ada kenaikan jumlah kendaraan masuk ke Bantul. Di mana kenaikan diperkirakan mencapai 50 persen. Alasannya, pemudik yang tahun lalu tidak mudik kemungkinan tetap akan mudik. “Kemarin saja dilarang mudik, masih ada yang nekat mudik. Untuk itu kami antisipasi kemungkinan kenaikan di tahun ini,” papar Aris.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan screening yang dilakukan di tiga titik akan menyesuaikan urgensi pemudik kembali ke kampung halamannya.
"Sejauh mana urgensinya. Semisal ada saudaranya meninggal atau ada hal-hal penting atau sesuatu yang jika tidak dilakukan akan memunculkan bahaya," lanjutnya.
BACA JUGA : Warga DIY-Jateng Bebas Berlalu Lalang Saat Larangan
Dari hal tersebut, Halim mengaku baru akan bisa dilakukan tindakan. Apakah pemudik tersebut akan diminta putar balik atau diperbolehkan masuk. "Dengan syarat dikarantina. Nanti akan kami lihat dulu urgensinya," ucap Halim.
Oleh karena itu Halim kembali mengingatkan dan mengimbau kepada warga Bantul dan masyarakat agar untuk sementara menunda mudik. Semua itu dilakukan guna memutus rantai penularan Covid-19. "Jadi sayangilah keluarga, sayangilah masyarakat, sayangilah diri sendiri dengan cara tidak mudik ke Bantul," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VR46 menampilkan livery khusus bermotif garuda untuk MotoGP Mandalika 2026. Simbol keberanian itu menghiasi motor Morbidelli dan Di Giannantonio.
Pantai Baron Gunungkidul mendapat program Kampung Nelayan Merah Putih sekitar Rp3 miliar. Salah satunya pembangunan pabrik es berkapasitas 1 ton per hari.
Citroën menghidupkan kembali 2CV sebagai mobil listrik. Konsepnya tampil 11 Oktober 2026 dan versi produksi ditargetkan meluncur 2028.
BRI menggelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026 dengan menawarkan lebih dari 5.000 aset di seluruh Indonesia pada 1 Oktober–30 November 2026.
John Herdman membawa ranking FIFA Indonesia dari posisi 122 ke 117. Bagaimana progres Garuda dibanding era Kluivert dan Shin Tae-yong?
BRI Peduli melatih 500 volunteer mengelola sampah jelang MotoGP Mandalika 2026 untuk mendukung kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.