Wajah Baru Pantai Baron Bikin Wisatawan Berdatangan, Kebersihan Jadi Sorotan
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Sebuah mobil melintas di dekat sebuah papan peringatan tentang jalan rusak yang dipasang DPUP ESDM DIY ruas jalan provinsi di Kalurahan Candirejo, Semin. Minggu (2/5/2021). /Harian Jogja- David Kurniawan.
Harianjogja.com, SEMIN – Dinas Pekerjaan Umum Perumanan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY memastikan program pembangunan ruas jalan Pandanan-Candirejo di Kapanewon Semin tidak terkena kebijakan refokusing. Ditargetkan ruas jalan ini mulai dibangun pada Juni mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan jalan provinsi di ruas Pandanan-Candirejo, Andi Kurniawan mengatakan, perbaikan jalan di wilayah perbatasan DIY di Kapanewon Semin terus berlanjut. Hal ini dikarenakan program tidak terkena kebijakan refokusing sehingga bisa terus dilanjutkan.
BACA JUGA : Dibuat dari Beton, Perbaikan Jalan di Perbatasan Semin
“Sekarang masih dalam proses di Badan Layanan Pengadaan untuk mencari rekanan yang mengerjakan ruas jalan tersebut,” kata Andi saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).
Dia menjelaskan, untuk perbaikan Pemerintah DIY mengalokasikan anggaran sebesar Rp9 miliar. Rencananya, pagu ini juga digunaan membangun saluran drainase agar jalan lebih awet. “Total ruas yang dibangun sepanjang 1,5 kilometer,” katanya.
Menurut Andi, perbaikan tidak dilakukan dengan cara diaspal, namun dengan menggunakan cor beton. Hal ini dikarenakan, kerusakan di ruas Pandanan-Candirejo sudah parah dan kondisi jalannya juga sangat labil karena kontur tanahnya.
“Ruas ini juga sering dilalui kendaraan dengan muatan berat sehingga cepat rusak. Jadi, pembangunan menggunaan model cor beton,” ungkapnya.
BACA JUGA : Warga Ingin Jalan Rusak di Wilayah Perbatasan Segera
Disinggung mengenai pelaksanaan perbaikan, ia mengaku masih menunggu proses lelang. Meski demikian, Andi menargetkan mulai pertengahan Juni pembangunan sudah mulai dilaksanakan. “Diperkirakan butuh waktu sekitar empat sampai lima bulan. Jadi, mudah-mudahan mulai pertengahan Juli sudah dibangun,” katanya.
Salah seorang warga Candirejo, Semin, Margono mengatakan, kerusakan jalan di wilayah perbatasan sudah parah. Selain berlubang kondisi jalan juga bergelombang sehingga membahayakan pengguna jalan.
“Harus berhati-hati saat melintas. Bahkan untuk keselamatan ada upaya menimbun lubang-lubang di jalanan secara swadaya dari masyarakat,” katanya.
BACA JUGA : Perbatasan Semin-Karangmojo Butuh Penerangan Jalan
Menurut dia, warga sangat menantikan upaya perbaikan dari pemerintah. Diharapkan proses juga sudah selesai sebelum musim penghujan tiba sehingga akses dapat dilalui secara normal.
“Mudah-mudahan bisa direalisasikan agar jalannya mulus dan tidak kalah dengan jalur di wilayah Jawa Tengah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perubahan aliran sungai membuat Pantai Baron Gunungkidul punya wajah baru dan menarik wisatawan. Pemkab meminta kawasan tetap bersih dan tertib.
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.
Komisi I DPR RI menyetujui penjualan eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 melalui lelang karena sudah melewati masa manfaat teknis dan ekonomis.
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Sebanyak 11 pasangan menikah di atas tangki air. Sebanyak 25 tangki didonasikan untuk warga terdampak kekeringan di DIY.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.