Perbatasan Semin-Karangmojo Butuh Penerangan Jalan

Kondisi jalan di perbatasan Semin-Karangmojo, Sabtu (9/3). Pada saat malam, di wilayah ini membutuhkan fasilitas lampu penerangan jalan./ Harian Jogja - David Kurniawan
10 Maret 2019 23:00 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, SEMIN—Warga di perbatasan Semin-Karangmojo mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan. Diharapkan pemerintah dapat menyediakan fasilitas karena ini salah satu akses utama menuju tujuan wisata di Gunungkidul.

Salah seorang warga Dusun Gebang, Kalitekuk, Semin, Warsito mengatakan di wilayahnya yang berbatasan dengan Desa Jatiayu, Karangmojo membutuhkan penerangan jalan. Menurut dia, di kawasan perbatasan ini sangat minim lampu penerangan sehingga pengendara harus berhati-hati, khususnya pada malam hari. “Kalau siang bukan masalah, tapi kalau malam pengendaran harus hati-hati karena sangat berbahaya, dimasukkan kawasan masuk hutan,” kata Warsito kepada Harian Jogja , Sabtu (9/3).

Dia menuturkan lampu penerangan sangat dibutuhkan karena jalur Semin-Karangmojo merupakan salah satu akses utama menuju tujuan wisata di Gunungkidul. Warsito pun berharap agar pemerintah bisa menyediakan fasilitas di perbatasan Semin-Karangmojo bisa lebih cerah. “Ya jika terang tentunnya pengendara senang dan risiko kecelakaan bisa memperbesar. Terlebih lagi, di jalur ini banyak yang memiliki tikungan yang naik serta turun medannya, ”imbuhnya.

Hal tak jauh berbeda jauh oleh Camat Semin, Witanto. Menurut dia, lampu penerangan ini sangat penting karena sangat membantu para pengendara, khususnya pada saat malam hari. “Di titik ini [batas Semin-Karangmojo] hampir tidak ada penerangan jalan. Berhubung jalan menjadi milik provinsi, kami berharap Pemerintah DIY bisa memberikan fasilitas, ”katanya.

Selain masalah jalan, Witanto juga berharap ada perbaikan jalan di wilayah perbatasan dengan Jawa Tengah, yakni di Desa Sumberejo. Menurut dia, di titik ini banyak titik jalan yang rusak perlu diperbaiki agar bisa dilepas arus kendaraan yang keluar dari Gunungkidul. “Kami mohon agar dipertimbangkan karena banyak wisatawan ke Gunungkidul yang masuk melalui jalur ini,” katanya.

Lebih jauh mengingat oleh Witanto, kawasan Semin memiliki letak strategis Karena menjadi pintu masuk Gunungkidul utama di sektor Utara. Selain menjadi penyangga pusat pertumbuhan ekonomi, rencananya Kecamatan Semin akan dijadikan pusat penyangga pariwisata dan keistimewaan di DIY. "Program Kami Berharap ini bisa direalisasikan, baik melalui bantuan dari pemkab maupun pemerintah DIY," imbuhnya.