Bos Meta Sebut Blokir AI China Bukan Cara Menang dari Beijing
CEO Meta Mark Zuckerberg menilai AS tidak perlu memblokir AI China untuk memenangkan persaingan teknologi. Ia mendorong peningkatan inovasi dan daya saing perus
Ilustrasi pemeriksaan Covid-19./ANTARA FOTO-Galih Pradipta
Harianjogja.com, BANTUL--Komisi D DPRD Bantul memastikan akann meminta klarifikasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat terkait dengan adanya aduan masyarakat mengenai praktik pemeriksaan Covid-19 secara mandiri dan berbayar dengan menggunakan fasilitas yang dibiayai oleh APBD Bantul.
“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait hal ini. Rencananya, besok [Senin, 10/5/2021] kami akan panggil Dinkes, untuk meminta klarifikasi,” kata Ketua Komisi D DPRD Bantul Enggar Suryo Jatmiko, Minggu (9/5/2021).
Menurut Miko-panggilan akrab Enggar Suryo Jatmiko, klarifikasi ini penting. Sebab, banyak warga yang tidak mengetahui terkait dengan keputusan dari Dinkes Bantul membuka pemeriksaan Covid-19 mandiri dan berbayar di puskesmas dan Labkesda Bantul. Apalagi, tarif yang dibebankan dinilai lebih tinggi daripada wilayah lainnya.
BACA JUGA: Pemerintah Larang Mudik, Penumpang KA Non-Mudik Naik 12,97 Persen
Terkait dengan harga yang dibebankan, Miko mengaku tidak mengetahui secara pasti. Hanya saja, laporan warga menyebutkan jika harga pemeriksaan Covid-19 mandiri di puskesmas dan Labkesda dinilai lebih tinggi dari wilayah lainnya.
“Untuk itu kami akan minta klarifikasi lebih dahulu. Sebab, fasilitas yang ada, seperti mobil PCR itu kan dibeli dengan uang APBD,” terang Miko.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharja mengatakan penyediaan fasilitas pemeriksaan mandiri di puskesmas dan Labkesda Bantul sebagai antisipasi jika ada pemudik yang nekat balik ke Bantul.
“Untuk itu kami sediakan fasilitasnya,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CEO Meta Mark Zuckerberg menilai AS tidak perlu memblokir AI China untuk memenangkan persaingan teknologi. Ia mendorong peningkatan inovasi dan daya saing perus
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.