Dishub Kota Jogja Sempurnakan Sistem Giratori Malioboro Jelang Lebaran

Sejumlah pengunjung berjalan di kawasan Malioboro pada saat uji coba Malioboro bebas kendaraan bermotor, Rabu (11/11/2020). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
11 Mei 2021 18:37 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di kawasan Malioboro pada Lebaran nanti. Sistem giratori (berlawanan jarum jam) satu arah telah disempurnakan di simpang Kleringan menuju Kotabaru atau Malioboro sehingga jalurnya sudah dibuat terpisah.

Kepala Dishub Kota Jogja,Agus Arif Nugroho mengatakan pada setiap Lebaran kawasan Malioboro dan sekitarnya selalu padat dan penuh dengan antrean kendaraan. Sistem giratori satu arah di kawasan itu mesti disempurnakan seperti yang dilakukan di simpang Kleringan tersebut.

BACA JUGA: Pesan Sultan Jogja Sebelum Lebaran: Boleh Silaturahmi Asalkan Syarat Ini Dipenuhi

"Kami antisipasi manajemen lalu lintas dan kawasan Malioboro dengan sistem satu arah yang sudah disempurnakan yang di simpang Kleringan. Jadi sekarang mau ke Kotabaru dan Malioboro sudah terpisah, trafic light-nya juga sudah kami atur. Semoga kalaupun ada peningkatan mudah-mudahan Malioboro aman," katanya, Selasa (11/5/2021).

Dishub bersama petugas gabungan juga akan melakukan pemantauan di sirip-sirip Malioboro dan kawasan lain yang kerap dijadikan sebagai tempat parkir dadakan.

"Ini salah satu upaya agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas yang nantinya seakan-akan Jogja itu macet. Padahal macetnya itu diakibatkan oleh perilaku orang yang parkir sembarangan atau parkir ilegal," katanya.

Selain itu, jawatannya juga akan menindak parkir ilegal yang biasanya menjamur di kawasan Malioboro pada malam hari. Kawasan parkir ilegal dan juga pengelola yang menetapkan tarif tidak sesuai ketentuan akan ditindak tegas oleh petugas gabungan.