Ngupasan Gelar Penyuluhan Kerukunan dan Toleransi

Lurah Ngupasan, Didik Agus (tengah) berfoto bersama narasumber dan warga dalam Penyuluhan Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama di kantor Kelurahan Ngupasan, Jumat pekan lalu. - Ist.
02 Juni 2021 08:37 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, GONDOMANAN--Pemerintah Kelurahan Ngupasan, Kemantren Gondomanan, Kota Jogja menggelar acara Penyuluhan Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama. Acara tersebut digelar untuk mengantiaipasi terjadinya gesekan antarumat beragama khususnya di wilayah Kelurahan Ngupasan.

Lurah Ngupasan, Didik Agus mengatakan warga yang tinggal di Kelurahan Ngupasan merupakan warga yang terdiri dari berbagai agama, suku, dan budaya, karena berada di pusat perkotaan, sehingga kerukunan perlu terus dipupuk agar tidak terjadi gesekan satu sama lain.

BACA JUGA : Ini 10 Kota Paling Toleran di Indonesia, Jogja Tidak Termasuk

Sejauh ini diakuinya belum ada gesekan yang terjadi antarsuku, agama, maupun budaya, dan diharapkan tidak terjadi,

“Kegiatan Penyuluhan Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama ini sebagai antisipasi saja dan rutin kami gelar setiap tahun dengan narasumber yang berbeda,” kata Didik, Selasa (1/6/2021).

Dalam Penyuluhan Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama yang digelar di kantor Kelurahan Ngupasan, Jumat pekan lalu tersebut menghadirkan narasumber dari Koramil Gondomanan, Kementerian Agama (Kemenag) Jogja, dan Forum Komunikasi Kebangsaan (FKB) Jogja. Dia berharap penyluhan tersebut dapat memantapkan warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan, mencintai tanah air, dan saling menjaga kerukukan antarumat beragama.

BACA JUGA : Toleransi di Jogja Dinilai Tak Mengakar di Masyaraka