Pilur Serentak Bantul Masuk Tahap Penetapan Calon, 24 Lurah Petahana Ajukan Cuti
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Disdikpora Kota Jogja segera menyosialisasikan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Masa Pandemi Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek. Sekolah diharapkan segera menyesuaikan pembelajaran dengan panduan yang diterbitkan itu guna mengoptimalkan pembelajaran di masa pandemi.
Panduan ini dihadirkan untuk menerjemahkan keputusan bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan tujuan menjadi alat bantu bagi guru dan tenaga pendidik jenjang PAUD-dikdasmen dalam mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
BACA JUGA: Begini Perkembangan Tol Jogja-YIA Setelah Ada Masalah di Mlangi
"Sebagian guru sudah ada yang mendapat materi itu dan kami juga sudah melalui pengawas dan rapat koordinasi kepala sekolah meminta agar segera diimplementasikan. Kami akui memang ada beberapa kendala, tapi dengan adanya uji coba PTM terbatas akan coba dikolaborasikan dulu," kata Sekretaris Disdikpora Kota Jogja, Dedi Budiono, Jumat (4/6/2021).
Jawatannya akan menekankan kreativitas guru dalam mentransfer pelajaran kepada murid. Metode pembelajaran akan disalurkan dengan cara yang menghibur dan tidak membebani murid. Artinya seminimal mungkin pembelajaran akan dijauhkan dari beban tugas, bukan berarti menghilangkannya. Sebab, pembelajaran yang berorientasi pada tugas hanya akan membebani murid.
"Jadi nanti misalnya yang satu tema bisa digabung tugasnya biar jangan terlalu banyak. Pembelajaran yang tematik kan bisa digabung. Modul yang belajar juga akan dibuat oleh masing-masing sekolah," imbuhnya.
Guna meminimalkan learning loss pada murid, pihaknya akan mengantisipasi dengan program ASPD. Lewat salah satu instrumen itu, diharapkan kualitas belajar dan juga kemampuan para murid bisa terukur selama menjalani pembelajaran. Kemudian, Disdikpora juga berusaha untuk memvariasikan pembelajaran sesuai dengan potensi dan kondisi masing-masing sekolah. Diharapkan dengan cara itu, sekolah bisa beradaptasi dan menyesuaikan dengan keadaan sekolah.
"Memang harus menyesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Artinya kalau sekolah tidak memungkinkan ya harus beradaptasi dan proses penyesuaian," katanya.
Kepala SMPN 1 Jogja Niken Sasanti mengaku tengah mempelajari Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Masa Pandemi Covid-19. Dia berharap pada awal tahun ajaran baru nanti panduan sudah bisa dilaksanakan di sekolah sesuai dengan rambu-rambu yang ada di panduan.
"Sebenarnya saat ini pun kami sudah mencoba simulasi pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah dengan menerapkan pedoman dari kementerian dan sejauh ini semua berjalan dengan baik. Prokesnya bagus, sarana prasarana di sekolah memadai, orang tua mendukung meskipun belum semua mengizinkan anaknya ikut PTM, guru-guru dan tenaga kependidikan juga sudah siap. Kami juga punya data hasil skrining siswa sebelum PTM digelar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.