Jelang Pilur, Dinas PMD Kulonprogo Rampung Sosialisasi ke Kalurahan

Ilustrasi. - Freepik
12 Juni 2021 15:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD Dalduk dan KB) Kabupaten Kulonprogo telah menyelesaikan tahapan sosialisasi terkait dengan agenda pemilihan lurah di masing-masing kalurahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD Dalduk dan KB) Kabupaten Kulonprogo Ariadi menyatakan sosialisasi telah dilaksanakan di sejumlah kalurahan yang menggelar agenda pemilihan lurah.

"35 kalurahan dipimpin oleh lurah hasil pemilihan tahun 2015 dan akan berakhir masa jabatannya di 31 Oktober 2021 nanti. Kemudian, 33 kalurahan lainnya saat ini dipimpin oleh pejabat lurah karena lurah definitif telah kosong sejak 2018, 2019 dan 2020 lalu," kata Ariadi pada Jumat (11/6/2021).

Lebih lanjut, tahapan saat ini adalah kalurahan tinggal menunggu pelaksanaan pemilihan lurah. Total ada 68 kalurahan yang bakal menggelar pemilihan lurah.

"Kalurahan tinggal menunggu pelaksanaan pemilihan lurah serentak di tahun ini. Kami berharap dengan pemilihan lurah ini bisa menghasilkan pemimpin yang baik dan dapat memajukan pembangunan desa di Kulonprogo," ungkap Ariadi.

Baca juga: Sehari 417 Warga DIY Terkonfirmasi Positif Covid-19

Protokol pencegahan penularan Covid-19 saat pemilihan lurah yang rencananya bakal berlangsung pada September mendatang juga diharapkan tidak dipandang sebelah mata. Pasalnya, imbauan tersebut sudah tercantum dalam Peraturan Bupati (Perbup) No.32/2021 tentang Penerapan Protokol Covid-19 pada pemilihan lurah.

"Pihak penyelenggara maupun peserta wajib melakukan upaya pencegahan virus pada setiap tahapan pemilihan lurah. Mulai dari tahapan sosialisasi, kampanye hingga pencoblosan," kata Kepala Seksi Kelembagaan dan Aparatur Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD Dalduk dan KB) Kabupaten Kulonprogo Risdianto.

Calon lurah juga diimbau agar tidak menggelar kegiatan yang berpotensi dihadiri oleh massa dengan jumlah yang banyak. Kampanye tetap bisa dilakukan dengan menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara ketat.

"Para calon lurah juga bisa menggelar kampanye secara daring. Sesuai peraturan yang berlaku saat ini memang telah diijinkan kampanye tatap muka, namun harus sesuai prokes," ujar Risdianto.

Lurah Diminta Hindari Politik Uang

DPRD Kabupaten Kulonprogo mengimbau agar para calon yang mengikuti proses pemilihan lurah di kabupaten Kulonprogo menghindari praktek money politics.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kulonprogo, Suharto, mengharapkan, praktek money politics dihindari oleh semua calon lurah yang mengikuti proses pemilihan lurah di kabupaten Kulonprogo yang bakalan diselenggarakan pada September mendatang.

"Semua lurah saya harapkan untuk menghindari praktek money politics untuk menghasilkan lurah yabg berkualitas di wilayah kabupaten Kulonprogo," kata Suharto pada Kamis (27/5/2021).