Ada Klaster Sekolah, Pemkab Kulonprogo Tetap Ingin PTM Digelar Juli

Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
16 Juni 2021 19:17 WIB Nina Atmasari Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo yang juga Wakil Bupati Kulonprogo, Fajar Gegana memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah di wilayah ini tetap terlaksana Juli mendatang.

“Ya [tetap dimulai Juli],” katanya, saat dimintai konfirmasi, Selasa (15/6/2021).

Adanya kasus penularan Covid-19 pada salah satu sekolah negeri di Wates beberapa waktu lalu, menurutnya akan menjadi bahan evaluasi. “Ini sebagai evaluasi kita, kalau terjadi klaster seperti ini cara mengatasi seperti apa, akan dibicarakan dengan Disdikpora,” tambahnya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo Arif Prastowo. Ia mengatakan pembelajaran tatap muka tersebut hanya berlaku bagi sekolah yang benar-benar sudah siap utamanya terkait sarana dan prasarana pencegahan virus.

“Sementara untuk yang dirasa belum siap maka ijin pembelajaran tatap muka tidak akan diberikan. [Untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada Juli] Tetap bisa, khususnya untuk sekolah yang sudah betul-betul siap," ujar Arif.

BACA JUGA: Kuliah Bauran UGM Segera Digelar, Protokol Kesehatan Tetap Utama

Arif juga menekankan pentingnya upaya mencegah terjadinya klaster serupa pada sekolah lain. Ia sudah meminta semua warga sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin. Kemudian sarana dan prasarana pencegahan virus harus dipenuhi tiap sekolah.

Sebelumnya, Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo menyatakan ada kasus penularan Covid-19 di sebuah SMP Negeri di Wates. Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati

mencatat sebanyak 15 orang yang terkonfirmasi positif dari klaster tersebut. Sepuluh orang diantaranya adalah guru, dan lima orang lainnya merupakan anggota keluarga dari guru yang terkonfirmasi positif.

Penerimaan Siswa Baru

Disdikpora saat ini telah memulai proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021/2022. Arif menyampaikan proses pendaftaran PPDB Kabupaten Kulonprogo untuk jenjang Taman Kanak-Kanak, SD dan SMP dibuka 14 Juni sampai 17 Juni nanti, yang langsung dilaksanakan proses seleksi dan hasilnya akan diumumkan pada tanggal 18 Juni.

"Untuk PPDB PAUD, TK dan SD sudah kita buka pendaftaran, sedang untuk jenjang SMP baru dibuka pendaftaran untuk PPDB Kelas Khusus Olahraga (KKO) sedang untuk jalur zonasi dan lainnya baru dimulai tanggal 22 Juni," jelas Arif.

Untuk jenjang SMP, terbagi menjadi dua PPDB yaitu PPDB Kelas Khusus Olahraga (KKO) l yang sudah dimulai dan PPDB Jalur Zonasi, Afirmasi, Prestasi dan Perpindahan Orang Tua yang dimulai pada pekan depan. Jalur Afirmasi diperuntukan bagi calon peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan anak berkebutuhan khusus dengan kuota paling banyak 20%. Sedang Jalur Prestasi dengan kuota paling banyak sebesar 20%, Jalur Perpindahan Orang Tua dengan kuota paling banyak sebesar 5% sedang untuk jalur zonasi sendiri minimal 55%.