Jogja Darurat Oksigen, Pemda DIY Minta Distributor Tambah Pasokan

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji-Harian Jogja - Lugas Subarkah
22 Juni 2021 19:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Keterisian bed untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan ventilator mencapai lebih dari 60% membuat kebutuhan oksigen di DIY kian dibutuhkan. Sejumlah rumah sakit bahkan mulai kekurangan pasokan oksigen. Pemda DIY meminta kepada distributor untuk meningkatkan pasokan.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan berdasarkan laporan dari sejumlah rumah sakit di DIY memang kebutuhan oksigen saat ini meningkat drastis. Ia mengklaim sampai saat ini kebutuhan masih tercukupi. Namun perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya kekurangan tersebut.

Guna mencegah terjadinya kekurangan oksigen, Pemda DIY telah meminta distributor untuk menambah pasokan.

“Kemarin kami sudah mengumpulkan beberapa kepala rumah sakit intinya memang kebutuhan oksigen meningkat, tetapi sampai hari ini masih tercukupi. Tetapi kita harus antisipasi supaya tidak terjadi kekurangan, oleh karena itu Pemda memfasilitasi, sudah berbicara dengan distributor-distributor oksigen. Agar bisa menambah ketersediaannya di Jogja,” katanya, Selasa (22/6/2021).

BACA JUGA: Pasien Covid-19 Melonjak, Gunungkidul Mulai Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Oksigen

Ia menambahkan jika sebelumnya hanya mendapatkan sekitar 60% dari total distribusi, maka diharapkan bisa ditingkatkan menjadi 80%. “Misalnya distributor Jogja dan Jateng, itu di Jogja dialokasikan 60 persen dari total yang didistribusikan. Karena Jawa Tengah sudah punya didtsibutor yang lain lagi maka kita mohon misalnya saja kita tingkatkan untuk Jogja menjadi 80 persen,” ujarnya.

Kebutuhan oksigen akan terus mendesak jika penambahan kasus positif Covid-19 dengan angka tinggi seperti terjadi beberapa hari terakhir.

“Memang masih [tercukupi], tetapi teman di rumah sakit mengantisipasi ke depan, kalau kasus positif masih seperti ini maka kebutuhan oksigen makin mendesak,” ucapnya.