30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Petugas gabungan saat membubarkan kerumunan massa di JJLS, Sanden, Bantul, Sabtu (26/9/2020) malam. /Ist- dok Satpol PP Bantul
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY menyebut sudah ada penurunan mobilitas warga di tempat umum dan pusat perbelanjaan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di atas 20%. Namun kerumunan justru terjadi di permukiman, bahkan kerumunan di pemukiman warga meningkat sampai 19%.
“Hasil evaluasi kita [selama PPKM Darurat] sebetulnya agak memperihatinkan adalah mobilitas penduduk dalam perumahan justru ada kenaikan 19%,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Senin (19/7/2021).
BACA JUGA : PPKM Darurat 2 Pekan Belum Tekan Kasus Covid-19, Pemkot Dukung Perpanjangan
Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan data peningkatan mobilitas dan kerumunan di permukiman perumahan itu berdasarkan pantauan dari Google Traffick dan Facebook Mobility. Dia mengatakan memang masyarakat tidak bepergian ke tempat umum atau tempat wisata, namun mereka tetap keluar rumah dan berkerumun di area permukiman.
Baskara Aji menyayangkan kerumunan masih terjadi dan membahayakan karena berpotensi terjadinya penularan Covid-19 dari klaster keluarga dan tetangga. Dia berharap jika masyarakat tidak ada keperluan mendesak untuk tidak keluar rumah dan berkerumun bersama tetangga.
Untuk mengantisipasinya kerumunan di permukiman pihaknya meminta Satgas Penanganan Covid-19 tingkat RT dan RW untuk saling mengawasi. “Kalaua ada keperluan mendesak harus pakai masker . Sebetulnya rahasia utama adalah pakai masker, kalau benar memakai maskernya dan sesuai standar bisa terhindar [dari penularan Covid-19,” ujar Baskara Aji.
BACA JUGA : Dampak PPKM Darurat, Pelaku Wisata Sulit Bayar Angsuran & Kian Terpuruk
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Noviar Rahmad menambahkan semua sudah mengurangi mobiltas di tempat umum dan pusat perbelanjaan tetapi di lingkungan permukiman perumahan meningkat 19%.
Dia mengatakan peningkatan mobilitas dipermukiman karena banyak masyarakat yang melakukan Work From Home atau WFH. Kemudian anak-anak juga hampir semuanya belajar secara daring sehingga banyak yang bermain di lingkungan. Di sisi lain untuk mobilitas secara umum seperti tempat rekreasi, perkantoran dan lain-lain di DIY telah menurun hingga 20,1%.
Untuk menurunkan mobilitas di permukiman, Noviar akan memaksimalkan satgas di tingkat kelurahan. “Ada Satgas tingkat kelurahan dan Satgas tingkat RT dan RW memantau langsung dan mengedukasi,” ujarnya,” kata Noviar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
HUT TNI ke-81 diperingati 5 Oktober 2026. Simak sejarah pembentukan TNI sejak BKR, TKR, TRI hingga menjadi TNI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan dari kedua arah.
Jerman ditahan Yunani 0-0 di UEFA Nations League. Hasil ini membuat peluang Die Mannschaft lolos ke Nations League Finals makin sulit.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 5 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan, terdiri dari 12 rute YIA-Tugu dan 12 rute Tugu-YIA.
Pernikahan di Bantul menurun sejak 2023 hingga 2026. Pendidikan, karier, ekonomi dan pandangan soal rumah tangga menjadi pertimbangan.