Dukung Percepatan Herd Immunity, Jasa Raharja & Biddokes Polda DIY Gelar Vaksinasi Covid-19

Direktur SDM & Umum PT Jasa Raharja Rubi Handojo (tiga dari kiri) bersama Wakapolda DIY Brijend R. Slamet Santoso (tiga dari kanan) saat meninjau Program Vaksinasi JRku di Halaman Kantor Kabiddokes Polda DIY, Sabtu (7/8). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
07 Agustus 2021 17:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--PT Jasa Raharja Cabang DI. Yogyakarta bekerja sama dengan Biddokes Polda DIY menggelar vaksinasi Covid-19 di halaman Biddokes Polda DIY, Sabtu (7/8/2021).

Program Vaksinasi JRku ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan vaksinasi digelar di seluruh wilayah termasuk di DIY. Kegiatan yang digelar di DIY menyasar sebanyak 551 peserta dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

"Vaksinasi ini digelar untuk membantu program pemerintah dan mendukung percepatan serangkaian kegiatan dalam meningkatkan herd immunity," kata Direktur SDM & Umum PT Jasa Raharja Rubi Handojo, saat meninjau Program Vaksinasi JRku di Halaman Kantor Kabiddokes Polda DIY.

BACA JUGA : Sleman Butuh 180.000 Dosis untuk Vaksinasi Agustus

Selain Rubi, Direktur Utama Jasaraharja Putera Zulmahdiar, Wakapolda DIY Brijend R. Slamet Santoso, Kepala Jasa Raharja Cabang Yogyakarta Agus Doto Pitono, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Kabiddokkes Polda DIY Kombes Pol Is Sarifin juga menghadiri kegiatan tersebut.

Rubi mengatakan, selain digelar di Yogyakarta kegiatan ini dilaksanakan di beberapa kota besar. Seperti Malang, Banten dan Semarang. Kegiatan vaksinasi bagi masyarakat ini akan terus digencarkan di berbagai wilayah Indonesia. Rubi menuturkan, pihaknya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak agar makin banyak warga Indonesia yang mendapatkan vaksin.

"Vaksinasi ini sangat penting karena salah satu upaya untuk menekan pemaparan Covid-19. Vaksinasi ini juga diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat tentang pentingnya melakukan vaksin. Di luar itu memang protokol kesehatan tetap menjadi perhatian kami semua,” katanya.

Wakapolda DIY Brijend R. Slamet Santoso mengatakan pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir. Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan kegiatan vaksinasi Covid-19. "Untuk wilayah DIY, pemberian vaksin dosis pertama baru mencapai 42 persen sedangkan target secara nasional 70-75 persen untuk mencapai herd immunity," katanya.

BACA JUGA : Stok Vaksin di Kota Jogja Tinggal Tersisa untuk Enam Hari

Ia mengapresiasi Jasa Raharja yang turut serta melakukan salah satu tugas. Selain sebagai Badan Usaha Milik Negara penyelenggara Program Perlindungan Dasar Kecelakan Penumpang Umum dan Lalu Lintas Jalan, Jasa Raharja juga berperan aktif melalui program kerja untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kita harus sama-sama semangat, pedomani protokol kesehatan, 3T dan 5M sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dengan mempercepat kegiatan vaksinasi, kita sama-sama melawan penyebaran Covid-19 ini," katanya.

Sementara Walikota Yogyakarta Hariyadi Suyuti meminta masyarakat tidak terpancing isu-isu soal vaksinasi yang tidak benar. Seperti adanya kelangkaan vaksin. Menurutnya, vaksin Covid-19 tidak langka, hanya saja masih terbatas. Hal ini terjadi karena setiap orang mendapat vaksin, sebanyak dua dosis. Program ini mendukung tema HUT RI ke 76 bertema Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

"Vaksinasi ini digelar 10 hari menjelang HUT RI ke 76. Tujuannya untuk memperkuat herd immunity dalam upaya menanggulangi pandemi Covid-19. Indonesia Tangguh karena kita bersama-sama menanggulangi pandemi Covid-19 dan Indonesia Tumbuh kerena ekonomi akan kembali bergerak setelah vaksinasi," katanya.