Advertisement
Pembangunan Pendopo Parasamya Capai 50 Persen
Progres pembangunan Pendopo Parasamya Kompleks Kantor Bupati Bantul pada Kamis (2/9/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL - Renovasi Pendopo Parasamya Kompleks Kantor Bupati Bantul terus berprogres. Konstruksi atap yang berkarat dan membahayakan warga bakal diganti.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Bantul Bobot Ariffi Aidin pada Kamis (2/9/2021) menjelaskan perbaikan Pendopo Parasamya dilakukan menyusul kondisi bangunan yang membahayakan. Konstruksi bagian atas pendopo didapati telah berkarat dan membahayakan orang di dalam pendopo.
Advertisement
"Jadi untuk Pendopo Parasamya itu sebenarnya kalau umur bangunannya sudah lebih dari 25 tahun. Kemudian alhamdulillah waktu ada gempa tidak ada masalah. Namun kemarin terakhir kita cek banyak sudah karatan di konstruksi atasnya," tuturnya.
Baca juga: Satgas: Jangan Berpuas Diri! Kasus Covid-19 Hari Ini Masih 2 Kali Lonjakan Januari
Penyebab karat, menurutnya karena di dalam konstruksi atap banyak burung dan kelelawar. "Sehingga pipisnya kelelawar itu memacu untuk segera berkarat. Sehingga kita cek sangat mengkhawatirkan, sehingga tahun ini diprogramkan untuk pergantian atap," jelasnya.
"Saat ini pembangunan sekitar 40-50 persen. Karena baja sudah naik, jadinya kira-kira sudah sekitar 50 persen. Desember mudahan-mudahan sudah selesai nanti," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ditanya Soal Peran Jusuf Kalla Terkait Jokowi, Begini Respons Gibran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Desakan Menguat Seusai Remaja Bantul Tewas Dikeroyok Geng Remaja
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Terbukti Korupsi, Carik Bohol Terancam Dipecat Seusai Vonis Inkrah
- Produksi Gabah Sleman Naik 21 Persen pada Awal 2026
- Modus Izin Tinggal Investor Jadi Cara WNA Belama-lama di Indonesia
Advertisement
Advertisement








