SMK-SMTI Yogyakarta Gelar Pelatihan Guru

Suasana pelatihan industri bagi guru yang digelar SMK-SMTI Yogyakarta di Hotel Grand Rohan Jogja, Jumat (24/9). (Harian Jogja - Ujang Hasanudin)
25 September 2021 07:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah Menengah Teknologi Industri yang merupakan sekolah menengah kejuruan atau sering disebut SMK-SMTI Yogyakarta menggelar pelatihan bagi semua guru sekolah itu, selama dua hari, Kamis-Jumat (23-24/9). Pelatihan atau workshop yang digelar di Hotel Grand Rohan Jogja dihadiri 79 guru SMK-SMTI Yogyakarta.

Ketua Panitia Kegiatan Pelatihan, Sriyono mengatakan hari pertama pelatihan terkait dengan materi administrasi guru. Para guru diajarkan agar bisa membuat administrasi pembelajaran sesuai yang standar SMK-SMTI Yogyakarta, mulai dari pembuatan rancangan perencanaan pembelajaran (RPP), silabus, program smester, cara penilaian siswa hingga cara membuat soal.

Sementara hari kedua dengan menghadirkan pelaku industri langsung. “Supaya guru memahami apa yang dibutuhkan industri supaya guru mengajar sesuai kebutuhan industri, tidak asal mengajar,” kata Sriyono, di sela-sela pelatihan.

Sriyono mengatakan saat ini, guru dalam mengajar harus selalu mengikuti dinamika kebutuhan industri seiring dengan perkembangan zaman. “Jadi kami harus mengubah kurikulum, mengubah cara mengajar, siswa kita bekali sesuai kebutuhan industri,” ucap Sriyono. Selain guru dilatih oleh praktisi industri, kata Sriyono, dari industri juga dihadirkan ke sekolah setiap bulannya untuk memberikan materi yang sesuai dengan kebutuhan

“Tujuannya karena guru enggak mungkin mengajarkan sesuatu di industri, yang tahu industri ya orang industri,” katanya.

Selain melatih guru soal administrasi dan industri, pihak sekolah juga menghadirkan psikolog yang tujuannya agar guru mengetahui bagaimana cara mengelola siswa usia SMK sehingga dalam mengajar dapat mengetahui psikolog anak yang pada akhirnya pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

Para narasumber dalam pelatihan tersebut di antaranya Purwanto selaku pengawas pembina Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Jogja, Nurhadi Irbath, Founder dan CEO PT ECC UGM; Haryo Kusuma W, Head Of Marketing Communication PT ECC UGM; Budi Syarifudin, Supervisor PT Astra Daihatsu Motor; Petrus Tedja Hapsoro, President Director PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (PT YPTI)dan Nyoman Sugiartha Ariantara sebagai Direktur PT Jatim Taman Steel(Ujang Hasanudin)