Ganjil Genap di Gembira Loka Zoo Jogja Mulai Diterapkan

Wisatawan di Gembiraloka Zoo. - Harian Jogja/ I Ketut Sawitra Mustika
26 September 2021 18:27 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Petugas gabungan mulai memberlakukan skema ganjil genap bagi pengunjung yang masuk ke objek wisata di kawasan Kota Jogja mulai akhir pekan ini. Penerapan ini dilakukan dengan tujuan untuk membatasi lonjakan wisatawan di masa PPKM level 3 dan menekan penyebaran Covid-19.

"Sesuai arahan, sejak kemarin kita sudah lakukan ganjil genap yang di bonbin (GL Zoo) dan suasananya masih sepi ini, pengunjung juga masih bisa dihitung. Jadi yang hari ini berlaku genap ya, tidak kita izinkan masuk," kata Iptu Jayeng Hadi, Kanit Turjawali Satlantas Polresta Jogja, Minggu (26/9/2021).

Jayeng mengatakan, skema pemberlakuan ganjil genap dilakukan oleh petugas gabungan yakni unsur kepolisian lalu lintas, Sabhara, TNI, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan. Pengawasan ganjil genap dimulai sejak pukul 08.00 Wib dan berlaku tentative di lapangan."Betul, penerapan sejak dari kemarin yakni Sabtu Minggu," katanya.

Dalam operasi ganjil genap, petugas gabungan berjaga di pintu masuk sisi utara GL Zoo. Penerapan berlaku sesuai dengan tanggal di hari itu. Pada Sabtu kemarin petugas hanya memperbolehkan pengunjung yang berpelat ganjil saja masuk ke lokasi wisata, sementara di hari Minggu pengunjung berpelat genap yang boleh berwisata.

BACA JUGA: Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Belum Diberhentikan dari Kursi Wakil Ketua DPR RI

"Kemarin lancar dan berlaku ganjil ya, penjagaan di pintu sisi utara. Tidak per sif, pengawasannnya situasional saja, namun tetap ada petugas yang memantau, kalau landai kita minggir dulu dan kalau cukup ramai kita gabung lagi," katanya.

Dalam pengawasan, petugas juga memantau kondisi lalu lintas di sekitaran area objek wisata. Misalnya saja daerah Gedongkuning, kondisi arus lalu lintas di kawasan itu akan berdampak pada pengendara lain yang melaju di area sekitar karena merupakan salah satu akses masuk menuju GL Zoo.

Jayeng menambahkan, kondisi objek wisata terpantau masih cukup sepi sampai dengan Minggu siang ini. Belum ada lonjakan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Sejak Sabtu kemarin, pihaknya baru memutarbalikkan sebanyak empat sampai lima kendaraan saja yang melanggar aturan ganjil genap.

"Sejak kemarin tidak banyak yang ditolak karena ganjil genap ini, ada sekitar 4-5 kendaraan saja yang kita keluarkan, mestinya genap kan kemarin. Sekarang kan juga masih tahap sosialisasi, makanya kalau Malioboro masih kita koordinasikan lagi pemberlakuan ganjil genapnya, apakah tujuan pariwisata atau pengendara, atau malah warga lokal, itu perlu koordinasi lagi dengan yang lain," jelas dia.

Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, pengawasan terhadap pendatang yang masuk ke daerahnya di akhir pekan masih berlangsung sama. Pendatang asal luar daerah wajib menunjukkan kartu vaksin dan surat bebas Covid-19 saat masuk ke wilayah Kota Jogja. Untuk pemberlakuan ganjil genap di Malioboro, Heroe menyerahkan skema penerapan kepada Polresta Jogja selaku instansi yang berwenang. "Wewenang tetap di Polresta," katanya.