Kebakaran di DIY Melonjak Saat Kemarau, Polda Intensifkan Patroli Titik Api
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.
Warga berfoto di depan wajan peninggalan zaman Belanda pada Jumat (3/9/2021). /Harian Jogja- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Temuan benda kuno menyerupai wajan di Padukuhan Kretek, Jambidan, Banguntapan yang dulu sempat menghebohkan kini mulai mereda. Wisatawan yang sebelumnya meramaikan lokasi wajan, kini mulai berangsur mereda. Pengawasan prokes di titik rawan kerumunan terus diperketat.
Berdasarkan pantauan Panewu Banguntapan, I Nyoman Gunarsa menyampaikan penerapan prokes masyarakat Banguntapan makin membaik. Gunarsa pada Munggu (3/10/2021) menyebutkan lokasi wajan yang sebelumnya ramai di datangi wisatawan kini berangaur kondusif.
"Wajan itu di hari Minggu kemarin tidak seantusias dulu kondisi masyarakat yang melihat wisata. Jadi sudah mulai sepi, mulai menurun banyak. Kayaknya iya penasarannya mulai turun. Karena orang itu kalau melihat cuma sekali, sekali lihat sudah," ujarnya.
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di DIY Melesat Tajam
Tidak hanya wajan, potensi kerumunan lainnya seperti kafe-kafe juga terkondisikan. Gunarsa yang pada malam Minggu melakukan pemantauan wilayah hingga tengah menemukan penerapan prokes cukup kondusif khususnya jam malam.
"Untuk kafe beberapa sudah mulai buka dengan tetap edukasi. Protokol kesehatannya harus dijaga dengan ketat, terutama kepada pemilik kafe. Beberapa titik di Serowajan, di Banguntapan paling banyak di situ. Sudah mulai buka, tetapi saya masih menyarankan untuk kapasitas tetap 50 persen dengan prokes," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.
Hutama Karya memberi diskon tarif tol Padang-Pekanbaru 10% pada 4-6 September 2026. Simak jadwal dan tarif setelah diskon.
Eksplorasi panas bumi Gunung Ungaran menuai kekhawatiran. Pemerintah memastikan kajian lingkungan dan Candi Gedong Songo menjadi perhatian.
Komdigi memberi batas 28 September 2026 bagi operator untuk menyediakan perlindungan sisa kuota internet sesuai putusan MK.