Advertisement

Sempat Tertunda, Expo Koperasi-UKM Digelar Oktober Ini

Abdul Hamied Razak
Selasa, 26 Oktober 2021 - 23:07 WIB
Bhekti Suryani
Sempat Tertunda, Expo Koperasi-UKM Digelar Oktober Ini Pengunjung mengunjungi Stand Kabupaten Sleman di acara Apkasi Otonomi Expo 2018, Minggu (8/7/2018).Ist - Humas pemkab Sleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman akan menggelar Koperasi dan UMKM Expo pada 28-31 Oktober mendatang di Atrium Hartono Mall. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Koperasi Indonesia ke 74 tahun ini.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi-UKM (Dinkop-UKM) Sleman Teguh Budiyanta mengatakan kegiatan Koperasi dan UMKM Expo 2021 akan menampilkan berbagai produk dari pelaku usaha koperasi dan UMKM. Tidak hanya produk, pada expo tahun ini juga disiapkan potensi dan peluang bisnis yang bisa ditangkap oleh masyarakat.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Kegiatan ini merupakan wahana strategis untuk menfasilitasi interaksi bisnis secara langsung khususnya antara pelaku usaha koperasi dan UMKM dengan masyarakat," jelas Teguh, Selasa (26/10/2021).

BACA JUGA: Terancam Digusur Pemerintah, Warga Bantaran Kali Code Protes

Dia mengatakan, tema yang diambil pada expo tahun ini adalah "Mewirausahalan Koperasi dan Mengkoperasikan Wirausaha". Tema tersebut, katanya, selaras dengan upaya pemerintah untuk menguatkan dan memberdayakan Koperasi dan UMKM di Sleman.

Penguatan dan pemberdayaan Koperasi dan UKM merupakan amanat UU No.11/2020 tentang Cipta Kerja dan PP No.7/2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. "Hal ini dimaksudkan untuk mendorong koperasi dan UMKM untuk lebih maju dan berkembang," katanya.

Dijelaskan Teguh, pameran produk koperasi dan UMKM tersebut akan disediakan 54 stand. Masing-masing diikuti oleh 19 koperasi, 57 UMKM, dan 3 BUMD. Produk yang dipamerkan antara lain kerajinan, fashion, kuliner, flora, dan aneka jasa serta berbagai kegiatan lainnya. "Kegiatan ini sebenarnya sempat sebelumnya tertunda dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 pada Juli lalu yang meningkat," katanya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berharap Dinkop dan UKM mampu menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di Sleman. Langkah yang harus ditempuh dengan cara terus berinovasi serta menjalin kerjasama dengan instansi lain untuk membina dan mendampingi koperasi dan UKM.

Advertisement

"Ini penting mengingat pandemi Covid-19 sekarang ini telah menghantam sejumlah sektor perekonomian masyarakat, salah satunya UMKM. Sehingga kegiatan ekonomi berbasis UMKM bisa menjadi solusi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk menjamin kelangsungan kehidupannya," katanya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

FKY Menjadi Wadah Keistimewaan Budaya DIY

FKY Menjadi Wadah Keistimewaan Budaya DIY

Jogjapolitan | 16 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jika Jadi Panglima TNI, Yudo Margono Janji Tindak Tegas Tentara Arogan

News
| Jum'at, 02 Desember 2022, 19:17 WIB

Advertisement

alt

Punya 100 Gerbong, Kereta Api Ini Mampu Meliuk di Pegunungan Alpen

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement