Advertisement

Pantai Dibuka, Perekonomian Pelaku Wisata Bantul Mulai Menggeliat

Catur Dwi Janati
Kamis, 28 Oktober 2021 - 06:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Pantai Dibuka, Perekonomian Pelaku Wisata Bantul Mulai Menggeliat Sunset run di Pantai Depok, Bantul. - Istimewa/ Dokumen Panitia Sunset Run

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Pasca dibuka perekonomian pelaku wisata Pantai Depok mulai membaik. Meski kunjungan wisatawan belum stabil, dibukanya kembali pariwisata membuat kans dagangan laku meningkat.

Salah satu pedagang ikan Pasar Ikan Depok, Nunik mengakui semenjak Pantai Depok kembali dibuka, jumlah wisatawan meningkat. Banyaknya wisatawan tentu berpotensi membuat dagangan ikannya laku, berbeda saat kondisi pantai ditutup.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Alhamdulillah sampun mulai ada pergerakan. Ya sudah mulai laku sedikit-sedikit," tuturnya pada Rabu (27/10/2021).

Meski tak tentu, Nunik menyebutkan setidaknya di hari-hari biasa kurang lebih setengah kuintal ikan laris di lapaknya. Jumlah tersebut akan meningkat di akhir pekan bila wisatawan tengah banyak-banyaknya

"Akhir pekan masih ada yang ngerem, soalnya ada aturan ganjil genap. Paling ya akhir pekan habis 75 kilogram lah. Belum habis banyak banget, cuma sudah ada pembeli tapi tidak banyak. Tetapi sudah alhamdulillah sudah ada pegerekan," tandasnya.

Nunik mengamati, mayoritas wisatawan saat ini masih berasal daerah lokal. Selain itu para wisatawan kini biasanya juga sudah membawa bekal sendiri dari rumah. "Kebanyakan sudah bawa bekal," ungkapnya.

Baca juga: Sepekan PPKM Level 2, Satpol PP Temukan Banyak Kafe Buka hingga Dinihari

"Tapi dengan dibukanya wisata ini setidaknya ada pemasukan setiap harinya. Walaupun hanya sedikit sudah alhamdulillah," imbuhnya.

Advertisement

Kondisi ini cukup disyukuri Nunik ketimbang saat wisata masih ditutup. Ketika wisata tutup, hanya pengunjung masuk secara sembunyi-sembunyi yang bisa sampai ke pantai. Akibatnya, ikan di lapaknya pun hanya sesekali laku.

"Waktu ditutup belum boleh masuk, itu sembunyi-sembunyi yang masuk, kucing-kucingan. Waktu wisata ditutup itu ya sehari paling 5-10 kilogram aja enggak mesti laku," tutur Nunik.

Sebelumnya saat wisata ditutup, Nunik mengandalkan pesanan dari luar area pantai seperti pasien yang menjalani isolasi mandiri. Selain itu, para butuh tani juga diandalkan jadi konsumen dagangannya saat wisata masih ditutup.

Advertisement

Nunik berharap wisata dapat dibuka terus. "Perekonomian biar bisa balik lagi," tandasnya.

Pelaku usaha warung kuliner Pantai Depok, Dardi Nugroho juga mulai merasakan dampak positif kembali dibukanya pariwisata. "Yang jelas disambut gembira sekarang ada peningkatan pengunjung," ujarnya.

Bila biasanya hanya satu dua orang yang mampir ke warungnya, kini dalam sehari bisa belasan orang silih berganti jajan sea food di warungnya. Beberapa pesanan pun mulai masuk. "Ini untuk Januari 2022 pun sudah ada yang pesan makanan," tandasnya. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Punya Kekayaan Rp179 Miliar, Jenderal Andika Perkasa: Sebagian Besar Dari Istri Saya

News
| Selasa, 29 November 2022, 02:07 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement